Jokowi Kaget Didukung Alumni Tempat Sandiaga Sekolah: Kok yang Didukung Saya?
Instagram/tommysetiotomo
Nasional

Alumni SMA Pangudi Luhur melihat Jokowi sebagai sosok presiden yang selalu memprioritaskan kepentingan rakyat.

WowKeren - Dukungan terhadap Paslon bisa datang dari mana saja. Salah satunya dari para alumni sekolah. Kali ini dukungan alumni datang dari SMA Pangudi Luhur. SMA ini adalah tempat Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menimba ilmu.

Namun, bukannya memberikan dukungan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga, para alumni dari sekolah tersebut justru mendeklarasikan dukungan untuk Paslon nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin.


Jokowi sendiri mengaku kaget ketika perwakilan 50 alumni SMA PL mendeklarasikan dukungan untuk dirinya. Jokowi heran sebab seharusnya para alumni tersebut mendukung Sandiaga yang notabene menyandang almamater sama.

“Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL," kata Jokowi saat berpidato dalam acara Deklarasi Alumni PL Bersatu di Jakarta, Rabu (6/2). "Kagetnya bukan apa-apa, sebenarnya tadi mau saya tanyakan, kok yang didukung saya?”

Jokowi menyambut baik dukungan tersebut. Meski hanya dihadiri oleh 848 orang, acara itu berlangsung ramai. Sorak sorai para hadirin yang sangat kencang, kata Jokowi, serasa deklarasi tersebut dihadiri oleh 84.000 orang.

“Yang hadir 848 alumni tapi kalau saya dengar suaranya seperti kayak suara 84.800 yang berkumpul di stasiun," ujar Jokowi. "Suara kenceng sangat militan, itulah tanda lelaki sejati. Tanda-tandanya seperti itu teriakannya kenceng."

Tentu saja, dibalik deklarasi dukungan pasti ada alasan yang melatarbelakangi munculnya gagasan tersebut. Begitu juga dengan para alumni SMA PL. Salah satu perwakilan alumni PL Bersatu, Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan alasan kenapa mereka memutuskan untuk mendukung Paslon 01.

Menurut Rosan, Jokowi merupakan presiden yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi ataupun golongan. Rosan melihat bahwa sebagai seorang pemimpin negara yang tidak memiliki beban masa lalu, Jokowi selalu membuat kebijakan-kebijakan yang didasarkan pada keperluan rakyat.

"Tapi kita anak alumni PL belajar dari Bapak (Jokowi) jangan mendahulukan kepentingan golongan tapi kepentingan bangsa," kata Rosan dilansir dari iNews pada Kamis (7/2). "Bukan kepentingan PL saja tapi kepentingan rakyat."

You can share this post!

Related Posts