Jeremy mengaku sering mendapat pesan dari brondong, om-om maupun tante-tante semenjak ia tampil macho dan bertato.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 07 Februari 2019 - 09:14 WIB
WowKeren - Jeremy Teti sudah mengungkap alasannya ganti gaya dan bertato . Mantan presenter program berita tersebut rupanya justru menjadikan tatonya itu sebagai simbol pengingat Tuhan.
Jeremy yang dulu sakit jantung dan harus pasang ring itu berharap tato-tatonya bisa membuatnya terus berada di jalan Tuhan. Meski begitu, tato yang dibuatnya ternyata harga pembuatannya cukup mahal. Namun Jeremy menawar hingga mendapat harga murah.
"Ini harganya sepeda motor matic. Sekitar Rp 15 juta. Ini baru tato 2 ini doang. Tapi didiskon Rp 10 juta," kata Jeremy. "Tapi gue cincai sama yang punya tokonya terus didiskon jadi cuma bayar Rp 5 juta. Kalau buat bule lebih mahal sekitar Rp 60 juta, ini tuh untuk warga lokal."
Banyak orang kagum dengan keputusan Jeremy untuk bertato. Namun presenter kelahiran NTT itu mengakui netizen masih menyindirnya bertingkah ngondek.
"Duh netijen mulutnya lebih panjang negatifnya daripada positifnya. 'Biar lu tato seluruh badan terus dibrewokin seluruh badannya, Ntar dipanggil cin langsung nengok', ha ham," kata Jeremy menirukan omongan nyinyir netter. "Mereka tuh terlalu jujur, hahaha, mereka sayang sama aku kali ya, mereka pengen dapet jawaban atau perhatian ya. Yang dm aku ratusan, banyak yang tanya soal jenggot, nawarin produk jenggot, nawarin studio tato."
Semenjak bertato, Jeremy juga sering mendapat pesan gombal dari sejumlah orang. Sebagian ia balas jika memang mendapat komentar positif.
"Yang deketin jangan tanya bukan hanya cewek, cowok juga ada. Serius loh, efek netizen itu makin berani loh yang dm, kaya tante-tante, om-om, juga brondong-brondong juga," ungkapnya. "Gue respon kalau yang positif, tapi kalau yang negatif caci maki sumpah serapah gue blokir, gue nggak pernah rugiin orang kok, tato pake duit gue sendiri dengan uang halal."
(wk/riaw)