Sprinter Legendaris Purnomo Yudhi yang Dinobatkan Jadi Manusia Tercepat di Asia Meninggal Dunia
YouTube
Nasional

Purnomo Muhammad Yudhi sebelumnya diketahui tengah sakit dan menjalani perawatan hingga menghembuskan napas terakhir.

WowKeren - Dunia olahraga Tanah Air kehilangan salah satu legenda atlet. Sprinter Purnomo Muhammad Yudhi dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (15/2). Purnomo meninggal dalam usia 56 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah pada pukul 09.41 WIB.

Ucapan duka disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Ia membenarkan mengenai kabar meninggalnya Purnomo. "Innalillahi wainna ilaihi rojiun, berduka cita mendalam atas meninggalnya pak Purnomo, semoga tempat termulia disisiNya, Aamiin Yaa Allah," uucap Imam seperti dilansir CNN pada Jumat (15/2).


Purnomo sendiri dikenal sebagai salah satu atlet legendaris Indonesia. Ia pernah dinobatkan menjadi manusia tercepat di Asia. Ia dinilai menjadi sprinter terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Selain pernah memenangkan medali emas SEA Games dan Kejuaraan Asia, Purnomo juga berpartisipasi dalam Olimpiade 1984 yang dilangsungkan di Los Angeles. Pada saat itu, Purnomo berhasil masuk ke babak semifinal.

Rekan atlet Purnomo, Suryo Agung, yang dinobatkan sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara turut merasakan duka. Ia sebelumnya mengaku sudah tahu jika Purnomo tengah sakit dan menjalani perawatan.

"Dulu masih zaman jadi atlet sempat berpesan, 'kalau sudah juara SEA Games dan punya rekor, jangan berpuas diri, jangan leha-leha'," kenang Suryo. "Setelah pensiun, beliau berpesan agar berbuat sesuatu untuk atletik Indonesia dari sisi apapun tidak harus jadi pelatih tapi yang penting tujuannya untuk atletik."

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari keluarga menyebutkan jika kondisi Purnomo sudah lemah sejak minggu lalu. "Kami mendapatkan konfirmasi dari keluarga bahwa beliau meninggal dunia pada Jumat pagi. Kondisi beliau memang sudah lemah pada pekan lalu. Tapi, kami tidak menanyakan sakit intinya apa. Kami selalu menyemangatinya agar lekas sembuh," terang Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tuti Merdiko, pada Jumat (15/2).

Purnomo juga dikabarkan pernah mengidap penyakit kanker hati. Namun, ia sudah menjalani beberapa terapi penyembuhan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...