Bang Shi Hyuk menghadiri wisuda Universitas Nasional Seoul ke-73 dan membicarakan tentang sumber di balik kesuksesannya.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 27 Februari 2019 - 10:43 WIB
WowKeren - Bang Shi Hyuk yang merupakan CEO Big Hit Entertainment memberikan pidato di kampus almamaternya yaitu Universitas Nasional Seoul. Bos agensi Bangtan Boys (BTS) itu menghadiri wisuda Universitas Nasional Seoul ke-73 pada Selasa (26/2) dan membicarakan tentang sumber di balik kesuksesannya. Ia yang mengambil jurusan estetika di universitas bergengsi tersebut, secara pribadi diundang oleh presiden universitas untuk menjadi pembicara.
"Aku banyak berpikir sebelum berdiri di sini hari ini. Aku sudah menjadi bagian dari generasi yang lebih tua dan hal-hal yang kukatakan mungkin terdengar seperti kata-kata yang membosankan oleh orang tua. Dan dengan cara yang negatif, bisa dilihat ketika aku membual bahwa BTS berhasil. Tapi bukan kah memang benar bahwa Big Hit Entertainment dan BTS belakangan ini sangat populer? Jadi aku ingin sedikit menyombongkan diri dan berbicara tentang perjalanan hidupku pada saat yang sesuai dengan kehidupan kalian," kata Bang Shi Hyuk.
"BTS memenangkan penghargaan Top Social Artist selama dua tahun berturut-turut di Billboard Music Awards dan menjual tiket konser di Citi Field New York yang memiliki 40 ribu kursi hingga ludes. Dua minggu yang lalu, mereka mencetak rekor 'pertama' setelah diundang ke Grammy Awards sebagai presenter dan mereka disebut The Beatles di era generasi YouTube. Juga, banyak orang telah tertarik pada grup pendatang baru Tomorrow by Together (TXT) meskipun mereka belum resmi debut. Agensi kami berkembang sebagai ikon inovasi dalam industri dan sebagai 'perusahaan unicorn'," lanjut Bang Shi Hyuk. "Perusahaan unicorn" adalah perusahaan startup swasta yang bernilai lebih dari 1 miliar dolar.
Bang Shi Hyuk kemudian menyebut emosi kemarahan yang dirasakannya sebagai sumber energi. Ia menggambarkan kesulitan yang masih dihadapi banyak rekannya di industri musik seperti praktik perdagangan yang tidak adil, distribusi konten yang tidak adil, dan dinilai rendah di masyarakat. Ia juga menyuarakan rasa frustrasinya melihat para penggemar secara tidak berdasar dikritik dan diremehkan karena menyukai K-Pop.
"Aku bukan seorang revolusioner. Namun, aku tidak bisa mengabaikan irasionalitas dan ketidakberdayaan industri musik. Mengabaikan dan diam saja bukanlah cara hidupku. Dan itu bukan karena aku memiliki mimpi besar atau gambaran besar tentang masa depan. Itu karena terjadi di depanku dan aku merasa itu tidak adil. Dan sekarang, aku merasa bahwa kemarahan telah membuatku terpanggil. Marah sehingga pekerja di industri musik dapat menerima evaluasi yang adil dan perlakuan yang tepat, menjadi marah tentang kritik yang tidak adil dan meremehkan artis dan penggemar, dan berjuang sehingga apa yang kupikir sebagai akal sehat dapat direalisasikan, adalah caraku menunjukkan rasa hormat pada musik yang kusukai dan dengan seluruh hidupku, rasa hormat dan terima kasihku pada penggemar dan artis, dan cara terakhir dan satu-satunya untuk menjadi bahagia," jelas Bang Shi Hyuk.
"Semuanya, aku adalah orang yang sering marah. Melihat kembali ke kehidupanku sampai titik di mana Big Hit hari ini bisa ada, gambaran yang jelas yang kupikirkan adalah 'Bang Shi Hyuk yang marah'. Aku marah dengan sikap santai dengan bekerja asal-asalan, dan aku hidup setiap hari seolah-olah itu adalah yang terakhir tanpa kompromi karena merasa terpanggil untuk membuat konten terbaik. Aku sudah seperti itu sejak lahir, tapi juga karena aku tidak bisa mengkhianati janji yang kubuat dengan penggemar yang merasa disembuhkan dan tergerak oleh musik," lanjutnya.
"Irasionalitas dan ketidakberdayaan akan ada dalam perjalanan masa depan kalian tidak peduli apa pun jalan yang kalian pilih saat memasuki masyarakat. Apa yang akan kalian lakukan ketika irasionalitas dan ketidakberdayaan ini berdampak buruk pada upaya kalian saat mengejar kebahagiaan? Aku meminta kalian untuk marah dan menghadapinya seperti 'perwujudan kemarahan' Bang Shi Hyuk. Hanya dengan begitu masalah akan terpecahkan. Hanya dengan begitu masyarakat akan berubah. Aku berharap kalian ingat bahwa semuanya terserah kalian. Aku tidak berpikir itu ide buruk untuk menjadi pejuang hal-hal kecil sehari-hari," tambahnya.
"Aku ingin mengucapkan selamat kepada kalian sekali lagi karena berhasil menyelesaikan kuliah yang merupakan proses yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Dan aku berharap kalian semua akan hidup dengan baik dan bahagia melalui langkah-langkah kehidupan selanjutnya yang akan dimulai sekarang sehingga kalian dapat menjadi seseorang yang dapat berkata, 'Aku telah menjalani kehidupan yang cukup baik', 10 atau 20 tahun dari sekarang. Aku pribadi berharap bahwa batu nisanku akan bertuliskan, 'Perwujudan Kemarahan Bang Shi Hyuk yang hidup bahagia kemudian berlalu'. Aku akan hidup dengan sengit dan marah sambil merasakan saat-saat kecil kebahagiaan setiap hari sampai hari ketika akal sehat dan konten musik menerima evaluasi yang adil," tutup Bang Shi Hyuk.
(wk/chus)