Lagi, Beredar Video Viral Emak-Emak Sebut Pelajaran Agama-Pesantren Akan Dihapus Jokowi
Instagram/jokowi
Nasional

Panwaslu mengaku akan melakukan pengecekan soal video viral kampanye hitam yang diduga terjadi di Sulawesi Selatan ini.

WowKeren - Sebuah video viral emak-emak yang menyebarkan kampanye hitam soal Joko Widodo ramai menjadi bahasan. Mereka menyebut jika nantinya Jokowi menang, maka pernikahan sejenis akan sah dan azan akan dilarang.

Polisi sudah menindaklanjuti video tersebut. Ketiga emak-emak yang disebut menjadi dalang pembuat dan penyebar video tersebut sudah ditahan. Keluarga mereka juga telah meminta maaf kepada Presiden Jokowi terkait video tersebut.


Kini, kembali muncul video viral emak-emak yang menyebar kampanye hitam kepada Jokowi. Ia menyebut jika Jokowi menang, maka mata pelajaran agama akan dihapus.

Video viral tersebut menjadi viral di Sulawesi Selatan. Seorang ibu-ibu yang tengah berkampanye untuk Prabowo Subianto ini menjelaskan soal program pemerintahan Jokowi yang akan menghapus mata pelajaran agama dan pesantren.

"Kalau kita pilih Prabowo itu, kita pikirkan nasib agama kita, anak-anak kita walaupun kita tidak menikmati. Tapi besok lima tahun atau 10 tahun akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?" terang ibu-ibu tersebut seperti dikutip dari Detik pada Selasa (5/3). "Itu Kan salah satu programnya mereka. Yang pertama, pendidikan agama dihapus di sekolah-sekolah. Terus rencananya mereka itu menggantikan pesantren. Itu akan menjadi sekolah umum dan berbagai macam cara untuk ini."

Menanggapi beredarnya video tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan, La Ode Arumahi, mengaku masih belum ada laporan terkait video viral iti. Pihak Bawaslu Sulsel juga mengaku akan terus melakukan pencegahan beredarnya kampanye hitam jelang Pilpres 2019.

Senada dengan Bawaslu Sulsel, pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar, menyatakan jika pihaknya sudah menerima video tersebut dan akan melakukan pengecekan. "Sementara teman teman melakukan identifikasi. Pasti kita kaan cek soal video ini," tegas Nursari, Ketua Panwaslu Kota Makassar.

Sebelumnya, isu mengenai penghapusan mata pelajaran agama ini sudah berhembus sejak tahun 2018 lalu. Pada saat itu, beredar sebuah video yang menyebutkan jika PDI-P menang dalam Pemilu 2019, maka pendidikan agama Islam akan dihapuskan dari mata pelajaran sekolah. Akan tetapi, hal tersebut sudah dikonfirmasi sebagai hoaks belaka.

You can share this post!

Related Posts
Loading...