Baru semalam tiba di kampung halamannya di Serang, Banten, Siti Aisyah lantas menghilang.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 15 Maret 2019 - 14:15 WIB
WowKeren - Siti Aisyah telah bebas dari kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam, usai dakwaannya dicabut oleh Pengadilan Malaysia. Siti pun pulang ke kampung halamannya di Serang, Banten, pada Selasa (12/3) malam lalu.
Namun, baru semalam tiba di tanah kelahirannya, Siti lantas menghilang. Menurut Kapolres Kota Serang, Ajun Komisaris Besar Firman Affandi, Siti menghilang atas kemauannya sendiri. "Siti Aisyah ingin menenangkan diri dan minta dijemput Kementerian Luar Negeri," terang Firman dilansir Tempo, Jumat (15/3).
Firman pun menjelaskan bahwa alasan Siti menghilang dari kampungnya adalah perasaan tidak tenang. Pasalnya, wanita tersebut kerap diburu wartawan dan media massa di rumahnya. "Dia tertekan dan ingin mencari tempat yang aman sementara," jelas Firman.
Alasan Siti terungkap usai tiga petugas Kemenlu yang berkoordinasi dengan Polres Kota Serang datang menjemput Siti lagi. "Karena keamanan Siti Aisyah menjadi tanggungjawab kami juga, ketika ada penjemputan Kemenlu melakukan koordinasi ke kami," tutur Firman.
Diketahui, tiga petugas Kemenlu datang menjemput Siti pada Rabu (13/3) malam. Siti yang baru tiba di rumah selama beberapa jam dijemput sekitar pukul 22.30 WIB. "Dijemputnya sama dengan kendaraan yang mengantar Siti Aisyah pulang Selasa lalu," ucap Firman.
Di sisi lain, pembebasan Siti sendiri sempat menuai banyak polemik. Pasalnya, alasan di balik pencabutan dakwaan tersebut tidak diketahui secara pasti.
Berdasarkan penjelasan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana, Joko Widodo sempat menggelar pertemuan khusus dengan pihak penegak hukum Malaysia. Namun, pihak pemerintah Malaysia membantah hal tersebut.
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad, menjelaskan bahwa pembebasan Siti dilakukan sesuai dengan Undang-Undang. " Itu proses yang sesuai undang-undang, ada hak menarik dakwaan, itu dilakukan," terang Mahathir seperti dilansir Malaysia Kini pada Selasa (12/3) kemarin.
Mahathir menjelaskan jika pembebasan Siti Aisyah memang dilakuan sesuai dengan prosedur dan keputusan pengadilan. Ia menjelaskan ada hak bagi penegak hukum Malaysia untuk mencabut kembali tuntutan atas terdakwa.
(wk/Bert)