KPK Segel Ruangan Menteri Agama Lukman Hakim, Terlibat Korupsi Jual Beli Jabatan Kemenag?
Nasional

Menyusul kasus dugaan korupsi Ketum PPP, Romahurmuziy, KPK turut mengamankan ruangan Menteri Agama hingga Sekjen Kemenag.

WowKeren - Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Rommy ditangkap dalam OTT KPK yang berlangsung pada Jumat (15/3). Rommy disebut terlibat dalam kasus jual beli jabatan yang ada di lingkungan Kementerian Agama.

Menyusul penangkapan Rommy, KPK juga turut menyegel ruangan Menteri Agama Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin. "Iya (disegel), iya benar. Jadi itu bagian dari proses yang memang harus dipenuhi oleh KPK," terang Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag, Mastuki, dilansir detik pada Jumat (15/3).


Selain menjadi Menteri Agama, Lukman diketahui merupakan Ketua Majelis Pakar PPP. Selain ruangan Lukman, KPK juga turut menyegel ruangan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama.

Sebelumnya, KPK menyebut menangkap lima termasuk Rommy. Mereka merupakan bagian dari pejabat Kemenag dan juga anggota DPR. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

"Lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI anggota DPR RI," terang Febri di Gedung KCLC, Jakarta, Jumat (15/3). "Kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama."

Seperti diketahui, Rommy terjaring dalam OTT KPK yang berlangsung pada Jumat (15/3). Ia disebut ditangkap saat tengah "menjalankan" transaksi di Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, politikus Partai Gerindra, Arief Poyuono menuding Rommy ditangkap KPK saat tengah mencari dana untuk kampanye Joko Widodo. Seperti diketahui, Rommy merupakan bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi.

"Rommy bisa jadi ketangkap KPK sedang mencari dana untuk kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin ya, apalagi Rommy itu paling loyal pada Joko Widodo dan dipercaya banget sama Joko Widodo," terang Poyuono. "Saya harap KPK lebih mengeksplor ya apa tujuan Rommy terima uang."

Akan tetapi, tudingan ini sudah dibantah oleh TKN. Mereka balik memberikan "ancaman" kepada anak buah Prabowo Subianto tersebut.

You can share this post!

Related Posts