Sebelumnya, istri Sandiaga Uno juga turut menanggapi viralnya video seorang mahasiswa bernama Tiffani asal Yogyakarta yang 'melamar' suaminya.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 27 Maret 2019 - 11:56 WIB
WowKeren - Video "lamaran" seorang mahasiswa cantik asal Yogyakarta kepada Sandiga Uno menjadi viral. Pada saat itu, mahasiswa cantik bernama Tiffani ini melontarkan keinginan untuk menjadi istri kedua calon Wakil Presiden Indonesia nomor urut 02 itu.
Menjadi perbicangan di media sosial, istri Sandiaga, Nur Asia Uno turut memberikan reaksi. Dalam unggahan Twitter pribadinya, Nur Asia membagikan kembali video viral suaminya yang "dilamar" wanita lain.
Tak banyak memberikan komentar, istri Sandiaga itu hanya menuliskan emotikon tersenyum. Namun, warganet langsung mengaku merasakan hawa yang "mencekam" terkait reaksi tersebut.
Merasa tak nyaman dengan viralnya video "lamaran" terhadap Sandiaga Uno, Tiffani lantas memberikan video klarifikasi. Melalui Instagram pribadinya, @vincentiatiffani, mahasiwa berusia 20 tahun ini angkat bicara.
Berdasarkan penjelasan Tiffani, dirinya hanya diminta oleh panitia untuk memberikan pertanyaan kepada Sandiaga. Untuk menghidupkan suasana, ia lantas bercanda dengan melontarkan "lamaran" untuk menjadi istri kedua.
"Karena kebetulan saya juga adalah orang media, saya pernah nge-MC, saya penyiar radio juga, makanya saya, kalau orang-orang, teman-teman yang tahu saya pasti tahu kalau saya suka bercandaan orangnya," ungkap Tiffani dalam videonya pada Selasa (26/3). "Yang akhirnya saya dimintain tolong oleh panitia untuk bertanya bagaimana kalau saya menjadi istri kedua Bapak Sandiaga Uno."
Kendati demikian, Tiffani merasa media menangkap "lamarannya" itu menjadi suatu hal yang serius. Ia lantas keberatan karena mengaku masih memiliki karier yang panjang dan tak ingin mendapatkan kabar miring akibat video viralnya itu.
"Karena kuliah saya masih panjang. Karier saya masih panjang. Jadi tidak mungkin di usia yang seperti ini saya sudah ingin menikah," ucap Tiffani. "Saya di sini berkata dengan jujur ini saya buat sendiri tanpa media dan tanpa ada pihak yang memaksa saya untuk melakukan klarifikasi ini."
(wk/silm)