Sebelumnya, Susi dan Sandiaga sudah terlibat 'perdebatan' mengenai keinginan mengkaji ulang penggunaan cantrang.
- Silmi Amalia Fidareni
- Kamis, 28 Maret 2019 - 09:58 WIB
WowKeren - Calon Wakil Presiden Indonesia, Sandiaga Uno mengajukan wacana untuk mengkaji ulang kebijakan larangan penggunaan cantrang untuk menangkap ikan. Wacana Sandiaga ini mendapatkan kritikan keras dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Saat dimintai pendapat mengenai rencana Sandiaga tersebut, Susi seolah tak banyak memberikan komentar. Namun, setelah itu, Susi justru menyatakan rasa kasihannya. "Kasihan saja," ujar Susi di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jakarta, pada Rabu (27/3) kemarin.
Pemimpin yg tidak memiliki visi keberlanjutan 😱😱😱😱NO WAY!!!
— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) 21 Maret 2019
Tak hanya Susi, kritikan atas rencana Sandiaga mengkaji ulang kebijakan penggunaan cantrang ini juga datang dari Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Menurutnya, keinginan Sandiaga melegalkan cantrang tak semudah yang dibayangkan.
"Tidak sesederhana yang diomongin itu. Kita juga enggak mau legalin (cantrang) lantas rusak sekarang (ekosistem laut)," terang Luhut di kantornya pada Rabu (27/3) kemarin. "Bisa saja nanti cantrang itu kita pakai kalau kita sudah ketemu solusinya."
Sebelumnya, melalui cuitan di Twitter pribadinya, Susi sudah terlebih dahulu merespon rencana Sandiaga mengkaji ulang penggunaan cantrang. "Pemimpin yg tidak memiliki visi keberlanjutan NO WAY!!!" tulis Susi dalam cuitan Twitter pada Kamis (21/3) kemarin.
Setelah Susi memberikan protes keras melalui Twitter pribadinya, Sandiaga sendiri sudah memberikan tanggapan. Cawapres Prabowo Subianto ini meminta agar Susi tak keburu berburuk sangka terlebih dahulu atas keinginannya mengkaji ulang kebijakan.
"Tapi kita pastikan, jadi jangan suuzan dulu," kata Sandiaga di Gedung PDHI Alun-Alun Utara Kota Yogyakarta, Jumat (22/3). "Kita pastikan bahwa nanti revisinya harus memasukkan isu berkelanjutan juga."
(wk/silm)