Tak hanya itu, Fadli juga membantah bahwa Nenek Irah diberi uang sebesar Rp 500 ribu setelah kampanye selesai.
- Nur Islamiyah
- Kamis, 28 Maret 2019 - 13:48 WIB
WowKeren - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, telah melakukan kampanye terbuka di lapangan Karang Pule, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (26/3). Momen Prabowo dipeluk dan dicium seorang nenek di panggung pun menjadi viral di media sosial. Apalagi setelah ada rumor yang mengatakan, nenek tersebut mendapatkan uang sebesar Rp 500 ribu.
Menanggapi hal tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengatakan bahwa Prabowo melakukannya atas spontanitas. Tidak ada rekayasa dalam kejadian tersebut.
"Itu reaksi Pak Prabowo juga spontanitas. Pak Prabowo adalah orang yang paling enggak suka dengan rekayasa. Apalagi diarah-arahkan," ujar Fadli Zon pada Kamis (28/3) ini. "Saya tahu dari berbagai peristiwa politik dan sebagainya, beliau paling enggak suka diarah-arahkan nanti akan begini, begitu, enggak ada itu."
Tak hanya itu, Fadli juga membantah bahwa Nenek Irah diberi uang sebesar Rp 500 ribu setelah kampanye selesai. Menurutnya, oknum yang membuat video Nenek Irah menerima uang adalah pendukung pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
"Jadi orang yang melakukan itu adalah pendukung 01, yang memviralkan itu," lanjutnya. "Saya kira tidak benar itu (Nenek Irah menerima uang). Itu dalam rangka untuk mendegradasi aja."
"Saya kira nanti akan merugikan diri sendiri setelah diklarifikasi," tambah Fadli. "Sama seperti memviralkan seolah Pak Prabowo marah-marah, padahal marah-marahnya jangan mendorong rakyat."
Sebelumnya, Nenek Irah telah mengklarifikasi terkait dirinya yang mendapatkan uang usai kampanye Prabowo. Ia menyangkalnya dan berharap video pertama yang menyebut dirinya mendapat uang dari Prabowo segera dihapus.
"Jadi sekarang saya minta, mohon maaf jangan diperpanjang lagi. Lebih baik video itu, apa namanya, dihapus, biar ndak jadi panjang," tutur Irah. "Kasihan lah saya, nanti jadi bagaimana-bagaimana saya, kan jadi saya takut."
Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke kampanye Prabowo adalah murni datang dari niatnya sendiri. Ia mengaku tidak pernah ada yang menyuruh atau membayarnya untuk naik ke atas panggung.
(wk/nris)