Soal Gading Nangis, Roy Marten Malah Bangga: Artinya Anak Saya Normal
WowKeren/Fernando
Selebriti

Beberapa waktu lalu, beredar video Gading tengah menyanyikan lagu 'Pergilah Kasih' milik mendiang Chrisye hingga meneteskan air mata. Begini tanggapan Roy Marten.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, beredar video Gading Marten tengah menyanyikan lagu "Pergilah Kasih" yang dipopulerkan oleh mendiang Chrisye. Lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang merelakan pasangannya pergi, untuk mencari kebahagiaan dengan orang lain.

Saat menyanyi, Gading sempat berhenti sejenak lantas berbalik dan terlihat meneteskan air mata. Gara-gara hal itu, Gading dituding belum bisa move on dari sang mantan istri, Gisella Anastasia.


Menanggapi hal itu, Roy Marten selaku ayah Gading menganggap jika hal itu sangat wajar terjadi. Menurutnya, sebagai manusia yang memiliki emosi dan hati pasti ada saatnya merasa sedih dan gembira.

"Manusia kan wajar, ada saatnya sedih, ada saatnya menangis, ada saatnya bergembira. Mungkin waktu itu Gading ada dalam masa sedih," tutur Roy saat ditemui WowKeren pada Jumat (5/4). "Semuanya indah pada waktunya."

Lebih lanjut, Roy justru bangga melihat Gading menangis. Pasalnya, hal itu membuktikan jika Gading manusia normal. Apalagi menurut Roy, putranya itu memang memiliki hati yang lembut dan melow.

"Itu artinya anak saya normal," kata Roy. "Sah-sah saja lelaki menangis tapi tidak cengeng loh ya. Ini kan anak saya memang melow."

Terkait soal pasangan, Roy berharap Gading segera move on dan menemukan pengganti Gisel. Ia juga tidak mempunyai kriteria khusus untuk memilih menantu. Ia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Gading untuk memilih pasangan.

"Nggak ada kriteria saya," kata Roy. "Soal kriteria biar Gading saja yang memilih. Gading lebih tahu mana yang pas untuk dia."

Sebagai orangtua, Roy hanya bisa mendoakan yang terbaik sembari memberikan wejangan. Kendati demikian, Roy tidak bisa menjamin kelanggengan sebuah hubungan. Sebab, menurutnya sebuah penikahan adalah bentuk dari komitmen dua orang untuk sepakat hidup bersama.

"Doakan saja yang terbaik untuk Gading," ucap Roy. "Tidak ada jaminan untuk tidak gagal lagi. Jalan masih panjang. Tapi dalam kehidupan kan banyak perubahan. Bisa jadi ideal waktu itu, benar waktu itu, tapi dengan berjalannya waktu bisa berubah. Perkawinan kan bukan hanya menurut saya. Perkawinan harus ditentukan dua orang yang sepakat untuk membina ruang. Untuk menjadi tua bersama."

You can share this post!

Related Posts
Loading...