TKN Jokowi Sebut Kritik Pemilu 2019 Terburuk Pasca Reformasi Sebagai Buntut Kekalahan Paslon 02
Twitter/acehasan76
Nasional
Pemilu 2019

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menilai Pemilu 2019 adalah yang terburuk sejak reformasi. Hal ini dilihat dari segi kesiapan dan sejumlah masalah yang muncul di lapangan.

WowKeren - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nut Wahid (HNW) menilai bahwa penyelenggaraan Pemilu 2019 adalah yang terburuk setelah era reformasi. Bukan tanpa alasan, HNW melihat sejumlah ketidaksiapan pihak penyelenggara yang terbukti dengan masih banyaknya permasalahan yang dijumpai di lapangan bahkan menjelang Pemilu digelar.

"Saya sudah menyatakan itu sebelum Pak Bambang (Widjojanto) menyatakan itu," kata HNW di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (23/4). "Saya sudah menyatakan ini adalah (Pemilu) terburuk sepanjang zaman reformasi."


Terkait pernyataan HNW, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin menduga hal itu buntut dari kekalahan Capres-Cawapres yang mereka usung, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab dari hasil quick count yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei, Jokowi-Ma'ruf selalu unggul di atas Prabowo-Sandiaga.

"Saya melihat bahwa pernyataan itu muncul dari kekalahan Paslon mereka (Prabowo-Sandiaga)," kata Ace di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (23/4). "Terhadap hasil quick count."

Berdasarkan Pemilu-Pemilu sebelumnya, hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei tidak akan berbeda jauh dari hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga, pernyataan HNW yang seolah-olah meragukan gelaran Pilpres justru menunjukkan bahwa pihaknya tidak siap untuk menghadapi kekalahan.

"Kita ingat sudah tiga kali Pilpres pakai quick count, dan apa yg dilakukan hasil quick count itu sama dengan hasil di KPU," tegas Ace. "Jadi kalau orang yang kalah pasti mengatakan demikian."

Ace menegaskan bahwa proses Pemilu masih berlangsung sehingga predikat "terburuk" yang diberikan oleh HNW dinilai terlalu tergesa-gesa. Selain itu, jika memang terdapat adanya indikasi kecurangan, maka sebaiknya kubu Prabowo-Sandiaga melaporkan hal itu pada pihak yang berwenang agar ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Proses kita masih belum selesai ya, belum mengambil kesimpulan bahwa Pemilu sekarang paling terburuk," terang Ace. "Kenapa? Karena kita tahu kalaupun ada kecurangan maka sebaiknya sampaikan pada saluran yang telah disediakan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...