Fadli mendatangi langsung lokasi baliho kemenangan Prabowo-Sandi di Bogor dan ikut menolak aksi penurunannya. Ia menyebut bahwa ada baliho serupa milik paslon lain tetapi tidak diturunkan.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 01 Mei 2019 - 11:21 WIB
WowKeren - Aksi penolakan warga untuk menurunkan baliho raksasa yang mengklaim kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Cileungsi, Bogor, viral di media sosial. Aksi ini lantas mendapat perhatian dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.
Fadli bahkan mendatangi langsung lokasi baliho kemenangan tersebut pada Selasa (30/4) sore. Di depan baliho raksasa kemenangan Prabowo-Sandi yang masih terpasang itu, Fadli membahas mengenai aspirasi masyarakat. Ia juga menyebut bahwa hukum diperlakukan secara tidak adil karena baliho serupa milik paslon lain tidak diturunkan.
"Saya kira tidak ada masalah, semua konstitusional. Dan itu aspirasi masyarakat saya kira, memasang baliho," ujar Fadli di Jalan Raya Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. "Dan di tempat lain ada hal yang sama kepada paslon lain, tetapi tidak diturunkan. Ya itu menunjukkan hukum itu diperlakukan dengan tidak adil."
Menurut Wakil Ketua DPR RI tersebut, dirinya mendapat informasi mengenai penurunan baliho raksasa itu sejak Senin (28/4). Fadli menjelaskan bahwa aksi penolakan itu terjadi karena warga setempat hanya ingin menyampaikan aspirasi.
"Iya kemarin sampai tadi malam saya mengikuti berita. Melalui media sosial terutama, dan beberapa media lain, tentang sebuah baliho yang menarik perhatian bukan hanya masyarakat Bogor, tapi masyarakat Indonesia," terang Fadli. "Karena baliho ini berusaha diturunkan oleh aparat kepolisian yang menurut saya tidak berhak menurunkan baliho ini. Karena ini merupakan aspirasi masyarakat di Limus Pratama, di Cileungsi dan sekitarnya, yang menurut saya ini sah dan konstitusional."
Tak hanya itu, Fadli juga mengaku bahwa Pemkab Bogor melarang penurunan baliho tersebut berdasarkan hasil rapatnya. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih pada seluruh warga Indonesia yang telah berpartisipasi dan menggunakan hak pilih mereka untuk Prabowo-Sandi.
"Tadi pagi juga ada rapat di Pemkab Bogor, itu menegaskan kembali tidak boleh baliho ini diturunkan oleh aparat. Ini aspirasi masyarakat Cileungsi, khususnya yang telah memenangkan Prabowo-Sandi, dan jelas hak menyampaikan ucapan terima kasih. Begitu juga di Kabupaten Bogor, di Jawa Barat dan di seluruh Indonesia," jelas Fadli. "Saya kira ini jadi inspirasi bagi kita untuk mengucapkan ucapan yang sama pada seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilih untuk Prabowo Subianto dan Pak Sandi di seluruh Indonesia."
Diketahui, baliho kemenangan Prabowo-Sandi yang berukuran raksasa tersebut terpasang di depan Perumahan Limus Pratama Regency. Baliho tersebut bertuliskan ucapan terima kasih dan selamat kepada Prabowo-Sandi sebagai Presiden serta Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024.
(wk/Bert)