Syahrini telah menjual habis mukena mahal yang dipatok Rp3,5 juta setiap buahnya. Ditjen Pajak sampai membuat hitungan tentang PPN yang harus dibayar Syahrini senilai miliaran rupiah.
- Eva Ayu Rahmawati
- Rabu, 29 Mei 2019 - 16:36 WIB
WowKeren - Tak hanya berkecimpung di dunia hiburan, Syahrini juga diketahui merambah bisnis fashion. Istri Reino Barack tersebut telah mematenkan merek SYR dan mengeluarkan produk berupa mukena mewah.
Mukena mewah yang dinamai Fatimah Syahrini tersebut memiliki pin SYR yang terbuat dari emas 24 karat dan dihiasi berlian Swarovski. Tak ayal, mukena cantik tersebut dibanderol dengan harga tinggi, yakni senilai Rp3,5 juta untuk tiap buahnya.
Meskipun mahal, mukena Syahrini ternyata ramai peminat dan sudah ludes terjual sebanyak 5 ribu buah. Syahrini juga mengabarkan bahwa pemesanan sudah ditutup, serta mukena mewahnya baru akan dijual kembali 2 bulan mendatang.
Rupanya, kesuksesan Syahrini dalam menjual mukena mewah tak luput dari perhatian Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Melalui Twitter, Ditjen Pajak menuliskan hitungan tentang keuntungan yang diterima oleh Syahrini dari berjualan 5 ribu mukena. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen dari keuntungan yang harus dibayar Syahrini pun mencapai Rp1,75 miliar.
"Penjualan mukena 5000 buah @ Rp. 3,5 juta. Rp. 3.500.000 x 5000 = Rp. 17,5 Miliar. PPN 10% = Rp. 1,75 Miliar," bunyi cuitan Ditjen Pajak di Twitter pada Rabu (29/5). Kendati begitu, Ditjen Pajak tak secara langsung menyebutkan nama Syahrini dalam cuitan tersebut.
Akan tetapi, para netter meyakini bahwa cuitan Ditjen Pajak tersebut ditujukan untuk Syahrini. Mereka juga memberikan pujian untuk Ditjen Pajak yang sudah membantu Syahrini menghitung PPN yang harus ia bayar.
"Pasti itu mukenanya syahrini ya," komentar netter. "Oh mukena yang dijual syahrini ini mahh. Brandnya incess apa gt lupa aku," imbuh netter. "Baik banget sampe di bantu ngitung sama adminnya.." sahut netter lain.
"Kewl! Adminnya tanggap sekali menyikapi isu yg lagi hot di masyarakat," puji netter. "Harus di mention nih orgnya pak biar informasinya sampai haha," seru netter. "Teh rini punya tweet gak yaa,, pen kasih tau deh, biaya pajaknya," imbuh lainnya.
(wk/evaa)