Momen Unik Saat Jokowi Terima 12 Duta Besar Negara Sahabat, Dubes Turki 'Nyelonong' dan Lupa Salaman
http://presidenri.go.id/
Nasional

12 Duta Besar negara sahabat untuk Indonesia datang ke Istana Merdeka Jakarta pada hari ini (7/8) untuk menyerahkan surat kepercayaan Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP).

WowKeren - Presiden Joko Widodo menerima 12 Duta Besar negara sahabat untuk Indonesia di Istana Merdeka Jakarta pada hari ini (7/8). Mereka menyerahkan surat kepercayaan Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP).

Proses penyerahan surat kepercayaan tersebut dimulai di halaman Istana Negara sekitar pukul 07.30 WIB. Saat para Dubes bergantian menyerahkan surat kepercayaan ke Presiden Jokowi di Istana Merdeka, ada sebuah momen unik.

Momen unik tersebut terjadi kala Dubes Turki, Mahmut Erol Kilic, menyerahkan surat kepercayaannya pada Jokowi. Kilic kebetulan mendapat giliran pertama dalam penyerahan tersebut.

Setelah menyerahkan surat kepercayaan pada Jokowi, Kilic "nyelonong" menuju ke posisinya dan mengabaikan jabatan tangan Jokowi. Saat mendengar tawa di lobi utama Istana Merdeka, Kilic pun tersadar dan langsung kembali untuk menjabat tangan Jokowi yang tersenyum.


Sementara itu, Dubes Selandia Baru, Jonathan Edward Austin, juga tampil unik dengan mengenakan baju tradisional Suku Maori berupa jubah kulit berwarna hitam putih. Adapun isu utama yang dibicarakan Jokowi dengan 12 Dubes ini adalah mengenai bidang ekonomi.

"Rata-rata adalah harapannya (Presiden Jokowi dan 12 duta besar) untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dengan investasi," tutur Menteri Luar Negeri, Retno L. P Marsudi. "Beberapa negara bicara mengenai capacity building, bicara mengenai infrastruktur."

Tak hanya itu, Retno juga mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menyelesaikan negosiasi Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership. Kerja sama tersebut ditarget selesai pada tahun ini.

"Tahun depan pada saat kita akan memperingati 7 tahun hubungan diplomatik dengan Turki, maka akan dapat ditandatangani," pungkas Retno. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, diketahui akan berkunjung ke Indonesia pada tahun depan.

Selain itu, Retno mengaku Indonesia juga telah menyelesaikan negosiasi Perferential Trade Agreement dengan Mozambik. "Dan negosiasinya menurut rencana akan ditandatangani pada saat Indonesia Africa Infrastructure Dialogue," ujar Retno.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait