Aiptu Agus Sumartono yang diserang langsung oleh pelaku mendapat kenaikan pangkat luar biasa dan menjadi Ipda. Kenaikan pangkat ini sebagai wujud apresiasi Kapolri dan Kapolda Jatim.
- Elvariza Opita
- Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:15 WIB
WowKeren - Peristiwa penyerangan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (17/8) malam kemarin masih menjadi pembicaraan hangat. Apalagi karena kejadian ini masih berkaitan dengan sejumlah tindakan terorisme di Indonesia.
Adalah IM alias Ali (30), seorang warga Sidosermo yang nekat menebaskan celuritnya ke Aiptu Agus Sumartono. Sejumlah luka parah pun harus Agus terima, yakni di bagian kepala, pipi, dan tangan.
Beruntung aparat yang berjaga sigap mengamankan situasi. Atas tindakan heroik mereka, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan pun mengapresiasi dengan memberikan kenaikan pangkat.
Salah satu yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa adalah sang korban, Aiptu Agus Sumartono yang sekarang berpangkat sebagai Ipda. Sementara itu dua polisi lainnya adalah Aipda Heru Prasetyo naik pangkat menjadi Aiptu dan Briptu Febian Lasadewa Kuncoro menjadi Brigpol.
Informasi ini disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho pada Selasa (20/8). Ia berharap agar apresiasi ini bisa menjadi motivasi bagi anggota lainnya.
"Ini merupakan bentuk apresiasi keinginan Kapolri kepada anggota yang berdedikasi tinggi selama masa tugas," ujar Sandi, dilansir dari IDN Times, Rabu (21/8). "Penghargaan ini memberikan motivasi bagi anggota lainnya agar bisa melaksanakan tugas dengan baik."
Kendati demikian, tutur Sandi, pihaknya menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi ke depan. "Sekaligus menjadi evaluasi supaya ke depan tidak ada lagi anggota yang jadi korban. Kesiapsiagaan anggota (harus ditingkatkan)," katanya.
Terkait dengan pengamanan kantor polisi, Sandi menyatakan tak ada perubahan signifikan. Segalanya telah diatur dalam Standar Operasional Prosedur. Namun ia mengingatkan kembali agar para pimpinan lebih siaga mengawasi anggotanya.
Di sisi lain, Sandi menyebut Ipda Agus Sumartono sudah berangsur pulih. Agus pun sudah dipindahkan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang inap biasa.
"Kondisi Ipda Agus dalam keadaan sehat. Pasca kejadian langsung ditangani dokter terbaik dari Polri, langsung dipindahkan ke RS Bhayangkara," jelasnya usai mengunjungi Agus. "Sekarang masa pemulihan."
(wk/elva)