Amien Rais Dibisiki Ketum PAN, Lega Tak Gabung Kabinet Jokowi
Nasional

Amien Rais mengaku telah mendapat bisikan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan terkait langkah politik partai tersebut dalam perayaan milad ke-21 di kolong jalan tol Pejagalan.

WowKeren - Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar perayaan milad ke-21 di kolong jalan tol Pejagalan, Jl Jembatan Tiga Raya, Pluit, Jakarta Utara, pada hari ini (23/8). Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

Amien lantas mengaku telah mendapat bisikan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan terkait langkah politik partai tersebut. Amien menyebut bahwa PAN dipastikan tak bakal bergabung dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin selama 5 tahun ke depan.


"Tadi saya dibisiki Bapak Ketum," tutur Amien kala menyampaikan sambutan di HUT PAN. "Bahwa nanti PAN tidak ikut dalam kabinet yang akan datang."

Selain itu, Amien juga mengaku bahwa informasi yang disampaikan Zulkifli tersebut sudah jelas dan sangat melegakan. "Jelas dan melegakan," terang Amien.

Meski demikian, Amien juga memastikan bahwa PAN tetap akan memberi berbagai masukan dan kritik bagi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam 5 tahun ke depan. Apabila melihat perjalanan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf menyimpang, maka PAN tak akan segan menyampaikan koreksi.

"Insya Allah kita di luar akan berikan masukan, kritik, koreksi kalau keliru," jelas Amien. "Dan dorongan."

Diketahui, PAN hingga kini belum menyatakan posisi mereka dengan tegas untuk 5 tahun ke depan. Zulkifli selaku Ketua Umum hanya meminta kadernya untuk move on menuju Pemilu 2024 dan melupakan Pemilu 2019 yang telah lewat. "Saatnya kita konsolidasi menuju Pemilu 2024," tutur Zulkifli.

Sementara itu, lokasi unik di kolong jalan tol itu dipilih demi menunjukkan masih adanya cita-cita PAN yang belum tercapai. Cita-cita tersebut adalah menyejahterakan masyarakat Indonesia.

"Masih ada saudara-saudara kita belum beruntung tadi, masih ada teman-teman kita belum sekolah, teman-teman kita tidak bisa tinggal sebagaimana layaknya," tutur Zulkifli dalam sambutannya. "Tidak bisa memenuhi hajat kebutuhan mendasar, dan lain, kita saling berbagi."

You can share this post!

Related Posts
Loading...