Kalimantan Tertutup Asap, Jemaah Haji Terpaksa Batal Pulang
Nasional
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Kabut asap akibat karhutla di Kalimantan memang berimbas buruk pada sejumlah aspek, termasuk penerbangan. Jarak pandang yang hanya tembus 600 meter membuat pesawat tak mungkin mengudara.

WowKeren - Kondisi pasca kebakaran hutan dan lahan hebat yang mendera sejumlah wilayah Indonesia memang membangkitkan rasa miris. Diketahui Sumatera dan Kalimantan, dua wilayah yang lahannya paling banyak terlalap si jago merah, harus diselimuti kabut asap tebal akibat peristiwa tersebut.

Tebalnya kabut asap yang mengepung kedua wilayah itu melumpuhkan aktivitas warga. Berbagai aspek pun ikut terkena imbasnya, termasuk dunia penerbangan.


Seperti yang dialami oleh penerbangan jemaah haji berikut ini. Dilansir dari Antara, ratusan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa batal pulang lantaran pesawatnya gagal mendarat.

Pesawat yang mereka tumpangi pun terpaksa kembali ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, karena gagal mendarat di Bandara Tarakan. Jarak pandang yang memendek akibat tebalnya kabut asap memang membuat sejumlah penerbangan di daerah tersebut dibatalkan demi keamanan dan keselamatan.

Informasi ini dibenarkan oleh Staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Ahmad. Menurutnya, pesawat Lion Air yang ditumpangi jemaah haji Nunukan dari Bandara Sepinggan Balikpapan sedianya mendarat di Bandara Tarakan pukul 13.00 WITA. Namun pendaratan itu harus dibatalkan lantaran cuaca buruk kabut asap.

"Disampaikan kepada seluruh keluarga jemaah haji Kabupaten Nunukan dan Sebatik," ujar Ahmad melalui pesan tertulisnya, Senin (16/9). "Bahwa pesawat Lion Air yang ditumpangi tidak memungkinkan mendarat di Tarakan akibat asap tebal."

Lebih lanjut, Ahmad mengaku tak bisa memastikan kapan para jemaah haji itu bisa dipulangkan. Jadwal pastinya, ujar Ahmad, baru akan disampaikan usai ada pernyataan resmi terkait kabut asap dari pemerintah.

"Untuk jadwal pemulangan jemaah menunggu cuaca membaik besok atau lusa dari Balikpapan ke Tarakan," pungkasnya. "Mohon doanya semoga semua jemaah haji Nunukan dan Sebatik bisa selamat sampai di rumah masing-masing."

Aktivitas penerbangan di Kalimantan memang dikabarkan lumpuh akibat tebalnya kepungan kabut asap. Pada Minggu (15/9), dilaporkan hampir tidak ada maskapai yang melayani rute penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Eksekutif General Manager (EMG) PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, mengatakan hanya ada dua pesawat yang terbang hari itu. Pasalnya jarak pandang di wilayah tersebut hanya sejauh 600 meter, sehingga tidak memungkinkan pesawat mengudara.

You can share this post!

Related Posts
Loading...