Pangeran Harry Tuntut Media Inggris Gara-Gara Takut Meghan Markle Bernasib Sama Seperti Putri Diana
Getty Images
Selebriti

Baru-baru ini Harry dan Meghan telah menuntut sebuah tabloid Inggris, The Mail, yang dituding mempublikasikan sebuah surat pribadi secara ilegal dan memanipulasi isinya.

WowKeren - Bukan rahasia lagi kalau segala pemberitaan tentang Meghan Markle memang selalu menjadi magnet tersendiri di kalangan publik. Bahkan sejak diperkenalkan sebagai tunangan Pangeran Harry hingga resmi menjadi bagian dari British Royal Family, pemberitaan soal Meghan seakan sama sekali tak ada habisnya tiap hari.

Sayangnya, tak semua pemberitaan tentang Meghan adalah hal hal yang positif. Tak jarang sejumlah media terang-terangan menuliskan berita negatif yang terkesan memojokkan sang Duchess of Sussex tersebut, bahkan menyebarkan rumor tak berdasar.

Atas dasar hal inilah Pangeran Harry selaku sang suami merasa sangat khawatir. Merasa istrinya terlalu diekspos media, Harry bahkan sangat takut jika nantinya Meghan akan bernasib sama seperti mendiang ibunya, Putri Diana.

Dilansir The Guardian pada Rabu (2/10), baru-baru ini Meghan diketahui telah menuntut sebuah tabloid Inggris, The Mail, yang ditudingnya mempublikasikan sebuah surat pribadi secara ilegal. Menanggapi hal ini, Pangeran Harry juga menulis sebuah surat terbuka dan mengatakan bahwa tabloid tersebut telah mengedit surat pribadi Meghan dan memanipulasi isinya.


"Sayangnya istriku menjadi salah satu korban dari tabloid pers Inggris yang memberatkan individu tanpa memikirkan konsekuensinya, sebuah kampanye kasar yang terus terjadi setahun terakhir selama kehamilannya dan ketika kami membesarkan bayi kami," tulis Harry dalam surat terbuka tersebut.

Dalam lanjutan surat terbuka ini, Pangeran Harry juga mengaku takut jika sejarah akan terulang, di mana ia khawatir sang Duchess of Sussex akan mengalami hal serupa dengan ibunya dulu. Ia pun merasa istrinya tengah menjadi korban pers dan media saat ini.

"Ketakutan terbesarku adalah sejarah akan terulang. Aku sudah sering melihat apa yang terjadi ketika seseorang yang aku cintai di komoditaskan hingga mereka tidak lagi diperlakukan atau dilihat sebagai orang nyata. Aku kehilangan ibuku dan sekarang aku melihat istriku jadi korban untuk kekuatan yang sama," lanjut Harry.

Usut punya usut, surat pribadi itu sebenarnya ditujukan Meghan kepada ayahnya, Thomas Markle, dan ditulis pada bulan Februari lalu. Pangeran Harry mengatakan jika surat tersebut sudah diedit secara sengaja untuk memanipulasi pembaca dan demi kepentingan agenda media. Namun pihak The Mail sendiri mengelak telah mengubah surat Meghan.

"The Mail on Sunday meyakini berita yang dipublikasikan dan akan membela diri dalam kasus ini," kata juru bicara media tersebut. "Secara spesifik, kami membantah bahwa surat Duchess telah diubah hingga maknanya juga berubah."

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait