Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Minta Maaf Tak Mampu Pulangkan Warganya di Papua Pakai Pesawat
Nasional
Demo Rasisme Papua

Dengan kemampuan terbatas itu, Gubernur Edy berkomitmen kuat untuk membantu proses evakuasi seluruh warga Sumatera Utara yang minta dipulangkan dan memastikan agar kebutuhan mereka terpenuhi.

WowKeren - Banyak warga asal Sumatera Utara (Sumut) yang diketahui melakukan eksodus akibat kerusuhan di Wamena, Papua. Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan juga Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, memastikan akan membantu warganya yang ingin kembali ke kampung halaman.

Meski demikian, Gubernur Edy juga minta maaf lantaran tak bisa memulangkan warganya dari Wamena menggunakan pesawat terbang. Gubernur Edy mengaku ada keterbatasan sehingga evakuasi hanya bisa melalui jalur laut.


"Kita, maaf saudara-saudara yang di Sumatera Utara ini, tak bisa itu kita fasilitasi dengan pesawat," tutur Edy di Medan pada Selasa (8/10). "Ini ribut-ribut orang, harus pakai pesawat. Bukan begitu. Kami siapkan bus, kami siapkan kapal laut. Karena memang kemampuan kita itu."

Dengan kemampuan terbatas itu, Edy berkomitmen kuat untuk membantu proses evakuasi seluruh warga Sumut yang minta dipulangkan. Gubernur Edy juga memastikan agar kebutuhan warganya terpenuhi hingga sampai di kampung halaman mereka masing-masing. "Kita fasilitasi rakyat kita, yang memang ingin kembali ke kampungnya," ujar Gubernur Edy.

Selain itu, Edy juga menyebutkan bahwa saat ini ada 38 warga Sumut yang sedang dalam perjalanan Medan. Puluhan warga tersebut kemungkinan tiba besok (9/10) pagi.

"Besok kembali di sini, kita terima di Pemprov di Jalan Diponegoro, di situ kita cek kesehatan," terang Gubernur Edy. "Saya berharap kabupaten dan kota yang memiliki rakyatnya, untuk mengambil, untuk menampung, tapi kalau tak mau juga itu, nanti kita akan fasilitasi."

Sebelumnya, 38 warga tersebut eksodus dari Papua dan kemudian transit di Surabaya dan Jakarta. Perjalanan warga ke Kota Medan ini ditempuh dengan menggunakan bus.

Sementara itu, Edy menjelaskan bahwa berdasar data teranyar dari tim yang dikirimnya, ada sekitar 800 warga Sumut di Wamena. 309 orang di antaranya ingin pulang ke Sumut.

Tim bentukan Pemprov Sumut pun hingga saat ini terus bekerja di Papua dan beberapa tempat lain untuk melakukan pendataan warga yang ingin pulang. "Sudah delapan hari tim itu bekerja, dan mereka akan terus bekerja, sampai ini selesai," pungkas Gubernur Edy.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts