Polisi Sambangi Rumah Penusuk Wiranto, Sosok Asli Pelaku Jadi Sorotan
Nasional

Salah seorang pelaku diidentifikasi pernah tinggal di Medan, Sumatera Utara. Dalam operasi penggalian fakta di kediaman kerabat korban itulah sosok asli pelaku terungkap.

WowKeren - Diketahui polisi telah membekuk dua pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Salah satunya adalah SA alias Abu Rara, seorang pria yang semula diketahui tinggal di Medan, Sumatera Utara.

Berbekal informasi tersebut, polisi pun menyambangi kediaman kerabat pelaku di Medan. Namun berdasarkan keterangan dari kakak ipar Abu Rara di Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli, diketahui sang pelaku sudah tak lagi menetap di Medan sejak 2016 lalu.

Informasi ini pun dibenarkan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis. "Pelaku sejak tahun 2016 sudah tidak tinggal di Medan lagi," jelas Ikhwan, Kamis (10/10).

Ikhwan pun menyebut tak ada barang yang dibawa dari kediaman kerabat pelaku tersebut. Namun demikian polisi tetap berjaga di lokasi, yakni di Jalan Alfakah V, Tanjung Mulia Hilir.

"Tidak ada barang yang dibawa karena sudah lama meninggalkan alamat tersebut di atas dan sudah pisah lama dari istri pertamanya," tutur Ikhwan, dilansir dari Detik News. "Makanya kakak iparnya pun tidak tahu keberadaannnya."


Terlibatnya Abu Rara dalam penusukan Wiranto pun tak ayal membuat penasaran warga sekitar. Ditemui oleh media, salah seorang tetangga Abu Rara pun bersedia membeberkan sosok asli sang pelaku.

"Selalu pakai baju jubah si Alam (nama asli Abu Rara) itu," ujar Mira, salah seorang tetangga Abu Rara, dilansir oleh Antara. "Taat kali orangnya, sering nyeramahin tetangga-tetangga sini juga dia."

Menurutnya, sudah sejak 2016 Abu Rara tak lagi tinggal di kampung mereka. Pasalnya rumah Abu Rara, yang berada di Jalan Alfakah VI, sudah digusur demi pembangunan jalan tol.

"Dari tahun 2016 kalau enggak salah dia di sini," jelas Mira. "Terus sudah lama kali enggak nampak semenjak rumahnya digusur."

Di sisi lain, polisi telah mengungkapkan dugaannya soal pelaku. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menyebut pihaknya menduga para pelaku terpapar paham radikalisme dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Terlibatnya teroris dalam penyerangan Wiranto ini pun turut dibenarkan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pernyataannya usai menjenguk sang menteri di RSPAD Gatot Subroto, secara tegas Jokowi menyebut bahwa pelakunya merupakan teroris. Ia lantas memerintahkan agar unsur Polri, TNI, dan BIN bekerja sama untuk bisa mengusut tuntas kasus tersebut.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!