Co-CEO Oracle Mark Hurd Dikabarkan Wafat Usai Sebulan 'Menghilang'
Dunia

Hurd memutuskan untuk absen dari pekerjaannya pada September 2019 lalu dengan alasan kesehatan. Namun demikian Hurd tak pernah memberikan keterangan pasti terkait masalah kesehatan yang dihadapinya.

WowKeren - Dunia bisnis tengah diguncang kabar duka. Pasalnya petinggi Oracle, Mark Hurd, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (18/10) kemarin. Hurd berpulang pada usia 62 tahun.

Informasi ini disampaikan oleh pendiri sekaligus direktur utama Oracle, Larry Ellison. Dalam pernyataan resminya, yang diunggah di situs pribadi Hurd, Ellison menyebut Hurd sebagai sosok yang paling dipercaya olehnya.

"Mark adalah teman dekat dan tak tergantikan. Rekan yang paling bisa kupercaya," ujar Ellison. "Oracle sudah kehilangan sosok pemimpin yang brilian dan dicintai, yang telah mengubah hidup kita selama sepuluh tahun pengabdiannya di Oracle."

"Kita semua akan merindukan pikiran inovatif Mark," imbuhnya, memuji kemampuan sosok Hurd. "Dan kemampuan analisisnya yang mumpuni, yang mampu menyederhanakan dan menyelesaikan berbagai permasalahan dengan cepat."

Diketahui Hurd mulai bergabung di Oracle pada 2010, sebulan setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Hewlett-Packard (HP) yang notabene merupakan saingan dari Oracle. Hurd mengundurkan diri lantaran diduga terlibat skandal dengan aktris Jodie Fisher yang kala itu bekerja sebagai kontraktor pemasaran HP.


Empat tahun bekerja, Hurd lantas diberi amanah sebagai direktur. Jabatan tersebut ia sandang bersama dengan Safra Catz.

Namun pada September 2019 lalu, Hurd memutuskan untuk rehat sejenak dari kesibukannya sebagai CEO Oracle. Ia hanya menyatakan akan absen karena alasan kesehatan, namun tak pernah menjelaskan secara spesifik. "Aku sudah memutuskan akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk fokus pada kesehatanku," tuturnya kepada seluruh karyawannya.

"Kami semua berharap Hurd dapat pulih secepatnya," ujar Ellison kala itu, menanggapi absennya sang kolega untuk waktu yang tidak ditentukan. "Oracle memiliki CEO yang luar biasa mumpuni, yakni Safra Catz, dan deretan eksekutif luar biasa yang sudah bekerja begitu lama dengan Oracle."

Absennya Hurd kala itu langsung membuat saham Oracle (ORCL) anjlok sebesar empat persen. Namun kini kondisi Oracle pun diketahui telah stabil.

Kepergian Hurd meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi seluruh rekan dan kerabatnya. Hurd meninggalkan seorang istri, Paula, yang telah ia nikahi selama 30 tahun belakangan. Dengan Paula, Hurd telah dikaruniai dua orang putri.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts