Pelajar Bandung Akan Diberi Anak Ayam Demi Cegah Candu Bermain Gadget
Instagram
Nasional

Wali Kota Oded M. Danial berencana akan memberikan satu ekor anak ayam untuk para pelajar yang berada di Bandung demi mencegah kecanduan bermain gadget.

WowKeren - Pemerintah Kota Bandung akan serius untuk menangani kecanduan ponsel atau gadget yang dialami para pelajar di wilayah mereka. Wali Kota Bandung Oded M. Danial sedang merencanakan untuk memberikan satu ekor anak ayam masing-masing kepada para pelajar di Bandung demi mencegah kencanduan bermain gadget.

Program bagi-bagi anak ayam di Bandung ini masih dalam tahap pengkajian oleh dinas setempat. Nantinya, anak ayam ini akan dibagikan untuk para pelajar setingkat sekolah dasar (SD) dan menengah (SMP) di Bandung.


"Saya punya program ke depan untuk anak-anak sekolah terutama SD dan SMP agar mereka juga tidak terlalu fokus kepada gadget," jelas Oded M. Danial di Balai Kota Bandung, Senin (21/10). "Ini sedang dikaji oleh kita nanti ada program anak-anak akan dikasih memelihara anak ayam. Ini terobosannya."

Anak ayam yang akan dibagikan Pemkot Bandung ke pelajar rencanaya berjenis ayam kampung. Para pelajar kemudian akan ditugasi untuk mengurusi anak ayam tersebut dan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

"Supaya anak-anak punya kegiatan, enggak ke gadget wae (aja). Akan kita kasih anak ayam kampung. Kita bagikan kepada mereka. Nanti disuruh diurus," ungkap Oded M. Danial. "Tapi, sebelumnya nanti kita akan mengadakan pelatihan kepada mereka bagaimana cara mengurus ayam. Nanti akan kita bina."

Terkait dengan dana yang dibutuhkan pelajar untuk membesarkan anak ayam, Wali Kota Bandung tersebut mengatakan harga yang dikeluarkan tidak akan mahal. Menurut Oded, anak ayam tidak membutuhkan kandang yang luas dan uang yang diperlukan hanyalah Rp7.500 setiap ekornya.

Memelihara anak ayam ini juga diyakini dapat membatasi interaksi para pelajar dengan ponsel. Para pelajar diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap hewan dan menciptakan jiwa berdagang dalam diri mereka.

"Jadi, saya berharap dengan adanya kegiatan ekstra buat anak-anak di rumah mengurangi anak-anak berinteraksi dengan gadget," ujar Oded. "Sekalian juga ada dimensi bagaimana entrepreneur beternak dan ada dimensi anak-anak akan tumbuh dalam dirinya bagaimana menyayangi binatang."

Kini Oded masih belum memastikan kapan program pembagian anak ayam ini akan mulai berjalan. Walau begitu, ia akan memulai melakukan uji coba program tersebut pada 20 hingga 30 anak di 30 kecamatan Bandung.

You can share this post!

Related Posts
Loading...