Ernest Prakasa menganggap bahwa gabungnya Prabowo Subianto dalam kabinet Jokowi dan Ma'ruf Amin cukup lucu mengingat selama ini pendukung keduanya sering bersitegang di media sosial.
- Nur Khotimah
- Kamis, 24 Oktober 2019 - 11:48 WIB
WowKeren - Joko Widodo alias Jokowi dan KH. Ma'ruf Amin sudah mengumumkan nama-nama menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Dari 34 nama menteri yang diumumkan, perhatian publik agaknya tertuju kepada Prabowo Subianto. Menjadi rival Jokowi di Pilpres 2019, Prabowo ternyata ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.
Bergabungnya Prabowo dalam Kabinet Indonesia Maju bentukan Jokowi dan Ma'ruf Amin ini menuai reaksi beragam. Ernest Prakasa adalah satu public figure yang ikut mengomentari hal tersebut. Ernest menganggap bahwa ditunjuknya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan agaknya seperti plot twist.
Ernest menganggap hal ini cukup lucu mengingat selama ini pendukung Jokowi dan Prabowo sering bersitegang di media sosial. Tapi nyatanya, tokoh yang mereka dukung mati-matian itu tetap damai dan bahkan sekarang menjadi satu tim dalam Kabinet Indonesia Maju. Ia pun berharap bersatunya Jokowi dan Prabowo ini bisa membawa kedamaian di dalam masyarakat.
"Sebenarnya yang pengen gue bahas adalah kita nih sebagai rakyat. Bisa enggak sih, kita enggak terpecah dua gitu? Enggak ada lagi pendukung Jokowi dan pendukung Prabowo," kata Ernest dalam tayangan IGTV, Rabu (22/10). "Lah merekanya aja udah gabung sekarang."
"Gue, gini ya. Terlepas dari bagaimana kinerja Pak Prabowo di kabinet, buat gue ketika Pak Prabowo jadi menteri tuh lucu sih," lanjut sutradara film "Imperfect" tersebut. "Lucu tahu, jadi kayak. Pendukung Jokowi, 'Yey Jokowi. Apa lu Prabowo?'. Pendukung Prabowo, 'Yey Prabowo. Apa lu Jokowi?'. Tiba-tiba mereka gabung, kita yang, 'Hah?', gitu. Plot twist."
Ernest pun mengajak masyarakat Indonesia untuk tak lagi terpecah karena beda pilihan politik. "Anyway, yuk udahan yuk berantemnya. Capek tahu, beneran deh. Maksudnya sampai sekarang tuh gue ya, gue pribadi ya udah eneg banget sama 'Cebong, Kampret, Cebong, Kampret'. Udah lah gitu. Lu enggak capek apa kita terpecah belah dari 2014?" tegas Ernest.
"Pilpres 2014 nih udah berantem, Pilpres 2019 berantem lagi. Sementara elit-elit politiknya juga mereka mah ketawa-ketawa aja gitu," lanjut Ernest lagi. "Kita yang jadinya tersisa dengan segala perpecahan ini. Buat gue sih, udah lah. Semoga ke depannya kita sudah lagi ada polarisasi antara pendukung mana dan pendukung mana, yang penting kita semuanya cinta sama Indonesia."
(wk/nur2)