Menkes Terawan Siap Serahkan Gaji Pertama Untuk BPJS Kesehatan
Nasional

Terawan mengaku mendapat 4 tugas khusus dari Presiden Jokowi terkait dengan jabatan barunya sebagai Menkes. Salah satunya terkait dengan masalah defisit triliunan rupiah yang membelit BPJS Kesehatan.

WowKeren - Penunjukan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan memang menuai kontroversi. Diketahui mantan kepala RSPAD Gatot Soebroto itu pernah dipecat oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) karena terlibat dalam kasus pelanggaran kode etik.

Namun terlepas dari kasus tersebut, tampaknya sang ahli "cuci otak" serius mengabdi atas jabatan barunya. Pasalnya baru-baru ini Terawan mengaku siap memberikan gaji sekaligus tunjangan kinerja pertamanya sebagai menteri kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Terawan, aksinya ini dilakukan atas inisiatif pribadi demi membantu kondisi finansial BPJS Kesehatan. Menurutnya gerakan ini merupakan perwujudan Gerakan Moral, program yang diusung Kemenkes untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan.

"Kementerian Kesehatan akan mengawali untuk membantu defisit ini," ujar Terawan ketika mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan, Jumat (25/10). "Saya akan serahkan gaji pertama saya sebagai menteri dan tunjangan kinerja saya, Pak Sekretaris Jenderal (Kemenkes) juga menyetujuinya."


Terawan menyebut besar kemungkinan langkahnya ini akan diikuti secara masif oleh jajaran Kemenkes. Ia pun membolehkan para karyawan untuk secara sukarela menyerahkan gajinya, dalam nominal berapapun, untuk BPJS Kesehatan.

Namun demikian, Terawan mengaku aksinya ini masih perlu dikaji lebih dalam. Sebab dikhawatirkan dapat melanggar ketentuan yang berlaku, terutama terkait aksi rasuah. Apalagi karena aksinya ini dilakukan atas inisiatif pribadi dan bukan institusional.

"Mungkin kalau dihitung enggak banyak, tapi enggak tahu karena ukuran banyak dan tidak itu kan angka," ujar Terawan, dilansir dari laman Tempo. "Nanti kalau BPJS Kesehatan apakah ikut gerakan moral ini, Bapak Fachmi Idris (Direktur Utama BPJS Kesehatan) bisa menjawabnya."

Di sisi lain, Terawan memang langsung tancap gas dalam bekerja sebagai Menkes. Kendati baru dua hari menjabat, Terawan langsung mengunjungi serta melakukan rapat tertutup di BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan demi menyelesaikan masalah defisit triliunan rupiah yang membelit lembaga jaminan kesehatan tersebut.

Selain soal BPJS Kesehatan, Terawan mengaku mendapat tiga tugas khusus lain dari sang presiden. Yakni soal stunting, harga obat yang masih tinggi, serta rendahnya penggunaan alat kesehatan dalam negeri.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait