Andi Arief Duga AHY Tak Jadi Menteri Karena Dendam Megawati, Ruhut Sitompul Beri Balasan 'Menohok'
Instagram/ruhutsitompul
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, menyebut bahwa Ketua Umum PDIP Megawati tidak hanya dendam kepada SBY saja, namun juga menurun kepada AHY.

WowKeren - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief, sempat mengaitkan nihilnya kader Demokrat di kabinet dengan urusan "dendam kesumat". Menurut Andi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih memiliki dendam pada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Andi juga menyebut bahwa dendam Megawati tersebut menurun hingga ke putra SBY, Agus Harimurto Yudhoyono (AHY). Oleh sebab itu, AHY tidak dimasukkan Presiden Joko Widodo ke dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menanggapi pendapat Andi tersebut, politikus Ruhut Sitompul pun angkat bicara. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Ruhut meminta agar Andi tak sensitif perihal AHY tidak menjadi Menteri Jokowi. Selain itu, Ruhut juga meminta agar Demokrat mengevaluasi diri mengapa tidak ada kadernya yang dimasukkan ke dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Andi Arief sudalah nggak usah sensitif begitu karena AHY tdk jadi Pembantu Presiden RI, apalagi Ibu Megawati Presiden RI ke 5 yg disalahi itu sangat tidak baik," cuit Ruhut pada Minggu (27/10). "Partai Demokrat harus berkaca kenapa ini terjadi Pak SBY segeralah berbenah dgn partainya buang benalu2 di PD MERDEKA."


Ruhut Sitompul

Twitter

Menanggapi cuitan Ruhut, warganet meninggalkan banyak komentar. Beberapa warganet mengungkapkan kesetujuannya atas pernyataan Ruhut ini.

"Keren bgt statement anda yg 1 ini,Pak. Semua benar sekali yg anda katakan. Mrk mmg wajib berubah jika ingin kursi," komentar akun @Fe***u1. "Betul sekali Bang. Saat mau Pileg dan pilpres 2014 Kader2 Demokrat banyak di tangkap KPK. Itu yg membuat nama PD hancur. Apalagi PD tidak memiliki akar yg kuat di masyarakat. Dan saat 2019 @AndiArief__ tertangkap Polisi di sebuah Hotel bersama Cewek dan di duga memakai anu," timpal akun @Ar***31. "Tumben agak lurus nih kicauan," tambah akun @WW***9_.

"Semua elemen bangsa harus selalu mengevaluasi diri atau introspeksi, agar kehidupan berbangsa bernegara semakin hari semakin baik. Merdeka !!!" tulis akun @IK***an. "Bener banget bang..udah ga jaman saling menyalahkan," komentar akun @ku***w1. "Bang Ruhut..salam santun saya setuju dgn pernyataan Abang...good," timpal akun @Pu***85.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts