Polisi Temukan Barang Bukti Mengejutkan Ini Ketika Periksa Keluarga Tersangka Bom Polrestabes Medan
Twitter/PolrestabesMDN
Nasional
Teror Bom Polrestabes Medan

Ketika memeriksa keluarga dan tetangga tersangka bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Polisi menemukan beberapa barang bukti yang dinilai mencurigakan ini.

WowKeren - Kejadian bom bunuh diri di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11) kemarin mengejutkan banyak pihak. Usai kejadian, pihak polisi pun memeriksa keluarga dan tetangga pelaku untuk menyelidiki dan mencari barang bukti.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin mengatakan bahwa saat pemeriksaan keluarga dan tetangga pelaku, ditemukan beberapa barang bukti yang mencurigakan. Barang bukti tersebut yakni berupa pipa yang berisi kandungan bahan kimia, anak panah beracun, dan juga las.

"Memang ada ditemukan beberapa bukti berupa pipa yang diisi dengan kandungan bahan kimia," katanya yang dilansir Kompas pada Kamis (14/11). "Dari Labfor nanti yang bisa menjelaskan isi kandungan itu apa. Kemudian ada anak panah beracun dan juga las."

Sementara itu, untuk menangani kasus ini dibentuk tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan jajaran polres lainnya dibantu Tim Densus 88 Mabes Polri. Tim gabungan tersebut kini tengah bekerja intensif untuk mengejar orang-orang yang diduga terkait dengan pelaku.


Beberapa orang yang diamankan untuk dimintai keterangan diantaranya adalah istri, mertua, dan tetangganya. Mardiaz mengatakan bahwa berdasarkan interogasi, diketahui bahwa selama ini mereka sudah melakukan pengajian-pengajian eksklusif.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif-motifnya. "Tentunya masih kita dalami, apakah ada kaitannya antara si istrinya sendiri dengan kejadian bom. Kalau memang pengajian, si istri juga bergabung dengan pelaku," tuturnya.

Saat ini jumlah orang yang diamankan atas kasus tersebut terhitung sudah mencapai 12 orang. Mereka terdiri dari orangtua, istri, mertua, kakak pelaku, dan tetangganya. Sementara ini, mereka masih berstatus sebagai saksi.

Sementara itu, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri tersebut, pelaku yang beratribut ojek online itu sudah sempat digeledah oleh petugas. Namun, tidak ditemukan barang yang mencurigakan saat tas dari pria yang mengaku akan membuat SKCK itu digeledah. Insiden ini pun menyebabkan 1 orang warga sipil dan 5 polisi terluka.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts