Outlet Ramai Usai Fitnah Pesugihan, Ruben Onsu Tegas Ogah Jadikan Berita Buruk Ladang Rezeki
Wowkeren/Fernando
Selebriti
Fitnah Pesugihan Ruben Onsu

Disinggung soal outlet ayam gepreknya yang dikabarkan semakin ramai usai berita buruk soal pesugihan sampai tumbal menyeruak, Ruben Onsu memiliki jawaban tersendiri.

WowKeren - Ruben Onsu mengaku kesal dengan pelaku penyebar fitnah soal bisnisnya yang disebut menggunakan pesugihan. Gara-gara kabar miring tersebut, banyak karyawan Ruben yang berhenti karena takut dijadikan tumbal.

Meski pemilik akun YouTube Hikmah Kehidupan sudah minta maaf, Ruben tetap melanjutkan proses hukum. Pasalnya, fitnah tersebut telah merugikan banyak pihak.


"Urusan yang sudah saya laporkan masih akan tetap lanjut," kata Ruben saat ditemui WowKeren pada Jumat (15/11). "Dia (pelaku) mencoba menggunakan nama artis buat kontennya. Tapi dia lupa bahwa nama saya kan juga nyinggung nama brand. Buat pelajaran semuanya ya kalau publik figur itu juga punya bisnis yang menyangkut banyak orang."

Terkait karyawan yang resign, suami Sarwendah itu mengaku tak bisa marah. Ia maklum karena pemberitaan yang naik tentang dirinya memang belakangan ini buruk-buruk.

"Kecemasan-kecemasan itu membuat karyawan keluar karena takut dijadikan tumbal," ujar Ruben. "Ya gimana, saya juga nggak bisa marah karena pemberitaan yang naik soal itu (berita buruk)."

Ruben cuma bisa menerima dengan berbesar hati. "Saya cuma bisa berbesar hati," sambungnya.

Disinggung soal outlet ayam gepreknya yang dikabarkan semakin ramai usai berita buruk menyeruak, Ruben memiliki jawaban tersendiri. Menurutnya, naik turun penjualan itu hal yang wajar dalam bisnis. Ia pun dengan tegas menolak mengambil keuntungan dari berita buruk yang menyeruak.

"Kalau penjualan outlet naik itu biasa ya. Kan tergantung service dan kalau makanan enak kan wajar," ujar Ruben. "Saya tidak mau menjadikan pemberitaan buruk itu jadi rezeki. Kalau berita yang bagus mah nggak ada masalah. Tapi kalau beritanya soal kesurupan, kebakaran mah apa malah rugi. Saya takut kalau berita buruk terus dinaikkan nanti orang-orang yang mau buka bisnis bareng saya juga takut."

You can share this post!

Related Posts