Rahmawati Kekeyi memberikan sebuah penjelasan mengapa ia sering terlihat cengengesan saat tampil di TV hingga akhirnya menuai banyak kritik dari netizen.
- Lailatul Maghfiroh
- Senin, 25 November 2019 - 13:31 WIB
WowKeren - Nama Rahmawati Kekeyi semakin dikenal oleh publik bukan hanya karena ia seorang beauty vlogger. Namun kemunculannya lagi yang kini berstatus sebagai pacar seorang model bernama Rio Ramadhan masih menjadi perbincangan khalayak ramai.
Kendati begitu, mereka berdua pun tampak mulai sering wara-wiri di layar kaca untuk membicarakan soal kebenaran hubungan mereka. Hingga tak jarang Kekey terlihat memberikan jawaban yang kurang serius ketika diwawancara.
Lebih lanjut, kini Kekey terlihat ingin mengungkapkan sesuatu melalui sebuah unggahan di laman Instagram miliknya. Di mana perempuan berusia 24 tahun tersebut kembali menuliskan sebuah status galau untuk mengiringi foto unggahannya yang terlihat menunduk dan sedikit tersenyum.
Dalam keterangannya, nampaknya Kekey ingin menjelaskan bahwa selama ini ia tertawa di depan layar kaca adalah untuk menutupi kemarahannya. Sedangkan orang lain menganggapnya cengengesan alias tak bisa menempatkan diri untuk lebih serius dalam menjawab setiap pertanyaan.
“Aku sejujurnya endak siap waktu itu, namun aku pernah pas di suatu tempat aku juga ... Dan jawabanya seperti itu,” tulis Kekey sebagai keterangan pada foto postingannya. “Pas waktu pertama aku biasa aja hanya ... Kecil dan waktu itu aku cm diam namun yang kedua aku marah aku tunjukan dangan ketawa yang cenderung mereka bilang cengengesan dan aku tau itu salah.”
”Tp niatku baik aku g ingin kalian tau kalau aku lg patah,” tambah Kekey lagi. “Sebab ketika aku mengumbar kepatahan itu aku takut kalian malah... Semoga kalian tau ungkapan ku yang sedikit aku sematkan ini. Kekeyi.”
Unggahan Kekey tersebut lantas dibagikan ulang oleh sebuah akun gosip hingga menuai beragam komentar dari netter. Rupanya banyak dari netizen yang mengaku kurang paham dengan ulasan yang ditulis oleh Kekey.
Bahkan tak sedikit dari netizen yang beranggapan bahwa bahasa Kekey terlalu berbelit sehingga membuat mereka pusing alias puyeng untuk mengartikan maksudnya. Kendati begitu, bukannya mendapatkan simpati, Kekey malah kembali menuai cibiran.
(wk/lail)