Agnez Mo hebohkan publik usai beri pengakuan kontroversial tentang tidak memiliki darah Indonesia, seorang antropolog sebut pernyataan tersebut tidak salah.
- Ruth Meliana
- Jumat, 29 November 2019 - 15:05 WIB
WowKeren - Agnes Monica sedang menjadi sosok kontroversial di Tanah Air setelah memberikan pernyataan yang menyebutkan jika dirinya tidak memiliki darah Indonesia. Sontak pernyataan pemilik album "Agnez Mo" ini memicu kehebohan berbagai reaksi dari masyarakat Indonesia terkait rasa nasionalisme-nya.
Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Budata (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa Putra, M.A, M.Phil lantas ikut mengomentari terkait pernyataan Agnes tersebut. Menurut Heddy, pernyataan mantan kekasih Wijaya Saputra itu tidak salah.
Heddy lantas menyalahkan para masyarakat yang terburu-buru melayangkan hujatan terhadap Agnes tanpa mencari tahu terlebih dahulu. Apalagi, ia menilai masyarakat justru banyak yang terkesan mencampuradukkan pernyataan Agnes ini dengan fakta yang tidak benar.
"Agnez Mo tidak salah," kata Heddy seperti dilansir dari Kompas, Rabu (27/11). "Yang salah yang mendengar dan membaca pernyataan dia, kemudian mencampuradukkan dengan yang lain."
Heddy berpendapat jika pernyataan Agnes memicu kontroversi lantaran masyarakat tidak bisa membedakan pengertian darah dengan kebudayaan dan nasionalisme. Padahal ketiganya merupakan hal yang benar-benar berbeda sehingga darah tidak serta merta menjadi patokan untuk menilai rasa nasionalisme seseorang.
"Soal darah, lain dengan nasionalisme dan kebudayaan," jelas Heddy. "Pernyataan Agnez Mo jadi bermasalah karena yang mendengar atau membaca pernyataan itu tidak teliti membedakan darah dengan kebudayaan dan nasionalisme. Padahal, ketiganya jelas berbeda."
Heddy meyakini jika pengertian darah yang diungkapkan pelantun lagu "Matahariku" tersebut merupakan persoalan genetik atau biologis. Saat itu, Agnes mengaku jika ia tidak memiliki darah Indonesia lantaran ia keturunan China, Jepang, dan Jerman.
Oleh sebab itu, pernyataan Agnes dianggap Heddy benar lantaran memang tidak memiliki nenek moyang yang berasal dari suku bangsa Indonesia. Heddy juga membenarkan pernyataan Agnes yang menyebutkan jika ia hanyalah minotitas di Indonesia.
"Orang China minoritas di Indonesia. Agnez Monica yang orang China juga ada keturunan asing adalah minoritas di kalangan orang China," ujar Heddy. "Sebab tidak semua orang China punya keturunan orang Jepang dan Jerman seperti dia."
Maka Heddy menyimpulkan jika publik sejauh ini hanyalah salah prasangka saja. Ia menjelaskan yang dimaksud Agnes adalah ia tinggal di Indonesia, mengenal budaya Indonesia namun tidak memiliki genetika Indonesia.
"Jadi enggak ada yang perlu dipermasalahkan. Dia tetap orang Indonesia, dan KTP-nya pun KTP Indonesia. Jadi ya dia (Agnez) orang Indonesia," ungkap Heddy. "Bahkan ada orang bule yang masih warga negara asing, tapi cintanya pada Indonesia luar biasa."
"Kecintaan pada Indonesia itu nasionalisme. Ini tidak harus berkaitan dengan fisik atau genetika," sambungnya. "Warganet perlu hati-hati dalam memahami komentar orang, memahami makna kata benar-benar harus diperhatikan dan jangan hanya sepotong. Tidak harus semuanya dimaknai negatif."
(wk/lian)