Garuda Indonesia Angkut Harley Davidson Ilegal, Erick Thohir Langsung Ancam Pecat Direksi
Nasional
Dirut Garuda Selundupkan Harley

Pesawat Airbus A330-900 yang didatangkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., kedapatan membawa 18 kotak. Belakangan terungkap kotak-kotak itu berisi komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton.

WowKeren - Baru-baru ini maskapai Garuda Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya pesawat Airbus A330-900 milik maskapai tersebut kedapatan membawa komponen Harley Davidson bekas dan dua unit sepeda Brompton secara ilegal.

Lebih tepatnya, pesawat itu kedapatan membawa 15 kotak berisi spare part motor Harley Davidson dalam kondisi bekas. Selain itu terdapat tiga kotak lainnya yang terisi dengan dua sepeda Brompton baru.

Skandal ini pun sukses membuat atensi publik kembali terarah kepada Garuda Indonesia. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun ikut memberikan tanggapannya atas kejadian itu.

Erick bahkan dengan tegas menyebut siap mencopot direksi Garuda Indonesia. Keputusan ini akan diambil bila ada pejabat di perusahaan pelat merah itu yang terbukti terlibat dalam penyelundupan Harley Davidson dan Brompton secara ilegal.


Bahkan Erick, dengan cukup pedas, menyarankan agar pejabat yang bersangkutan mundur saja sebelum ketahuan terlibat. Ia menganalogikan hal ini dengan sikap samurai Jepang.

"Kalau benar (terlibat) ya harus dicopot," kata Erick kala dijumpai awak media di Pacific Place, Jakarta, Rabu (4/12). "Yang lebih baik sebelum ketahuan mengundurkan diri. Itu kita kaya samurai Jepang. Tapi kalau benar (terbukti)."

Namun saat ini, ujar Erick, pihaknya terus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, Erick terus memberikan dukungannya terhadap proses pemeriksaan yang tengah dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Tapi ya kita lihat saja proses yang berjalan sekarang ini. Kita tunggu saja," tutur Erick. "Tapi kalau benar (terlibat penyelundupan) ya kita copot."

Sebelumnya Garuda Indonesia telah memberikan klarifikasinya terkait masalah ini. Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, mengklaim bahwa pihaknya telah mengikuti semua prosedur yang berlaku untuk mendatangkan pesawat baru tersebut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts