Prabowo Kelola Anggaran Terbesar, Menpan-RB Tjahjo Kumolo Beri Pesan Ini
Nasional

Diketahui, Kemenhan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 127,4 triliun. Alokasi anggaran Kemenhan merupakan yang paling besar di antara Kementerian lainnya dalam APBN 2020.

WowKeren - Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto diketahui mendapatkan jumlah anggaran yang fantastis dari pemerintah. Oleh sebab itu, Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi pun mendorong agar Kemenhan menerapkan sistem pengadaan barang dan jasa yang berbasis elektronik alias e-katalog.

Diketahui, kebijakan ini adalah salah satu fokus Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi era Presiden Joko Widodo yang telah tertuang dalam Perpres. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) sekaligus anggita inti tim nasional, Tjahjo Kumolo, e-katalog tersebut perlu dilakukan karena Prabowo mengelola anggaran terbesar.


"Untuk melaksanakan e-katalog khususnya dalam pengadaan barang dan jasa," tutur Tjahjo dalam pemaparan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Jakarta pada Senin (9/12). Tjahjo menjelaskan bahwa penerapan e-katalog adalah bagian dari strategi nasional dalam mencegah korupsi di sektor keuangan negara.

Sistem ini rencananya akan diimplementasikan untuk meningkatkan profesionalitas dan modernisasi pengadaan barang dan jasa. Tjahjo lantas mengungkapkan bahwa selama ini penerapan e-katalog masih terbatas di 5 Kementerian.

Kementerian yang dimaksud antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perhubungan serta, Kementerian Pertanian. Lalu ada juga 5 Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang telah menerapkan e-katalog, yakni Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

"Sampai saat ini, masih ada beberapa barang yang sudah tayang di website LKPP," terang Tjahjo. "Dan barang yang lain masih berproses penayangannya."

Diketahui, Kemenhan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 127,4 triliun. Alokasi anggaran Kemenhan diketahui yang paling besar di antara Kementerian lainnya dalam APBN 2020.

Menurut Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan, Bondan Tiara Sofyan, 40 persen anggaran tersebut akan digunakan untuk menggaji pegawai yang mencapai 450 orang. Lalu 30 persen anggaran yang setara dengan Rp 38 triliun akan digunakan untuk pembelanjaan barang dan biaya operasional. Dan 30 persen sisanya akan digunakan untuk anggaran riset dan modal pembelian barang, baik dari dalam maupun luar negeri.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts