Agnez Mo Ungkap Inspirasi Mengejutkan Lagu 'Nanana' Hingga Sindir Tukang Nyinyir
Musik
Heboh Agnes Monica Tak Nasionalis

Agnes Monica tampil di Tanah Air setelah kontroversi soal pengakuannya tak memiliki darah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Agnes memberi sindiran menohok bagi orang yang suka julid.

WowKeren - Kamis (12/12) malam, Agnes Monica menjadi penyanyi pembuka acara yang digelar oleh sebuah perusahaan e-commerce di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam acara tersebut, artis yang kini dikenal sebagai Agnez Mo tersebut membawakan sejumlah lagu hitsnya.

Mulai dari lagu "Pernikahan Dini", "Tak Ada Logika", hingga single baru bertajuk "Nanana" sukses dibawakan Agnes hingga membuat penonton terhibur. Setelah tampil, Agnes berbincang-bincang dengan Daniel Mananta selaku host acara tersebut. Penyanyi berusia 33 tahun tersebut pun menceritakan inspirasi "Nanana" sebenarnya dari lagu daerah Sumatera Utara, "Sinanggar Tulo".

"Hai Nes," sapa Daniel yang diajak berjoget lagu "Nanana" oleh Agnes. "Sebenarnya ini gampang, kayak 'Sinanggar Tulo', coba deh," kata Agnes yang mengajak Daniel berjoget Tari Tortor khas Tapanuli dengan nada lagu "Nanana".

Selanjutnya, Daniel pun menyoroti kostum panggung Agnes yang memakai baju model kemben sepaha yang dibuat dari kain batik, dan dilengkapi dengan jaket baseball. Agnes pun menjelaskan bahwa ia selalu berusaha memasukkan unsur Indonesia dalam karya maupun penampilannya.


"Boleh enggak kita lihat sedikit? Ini fashion-nya dari mana ya by the way? Batik ini dari mana ya? Itu terinspirasi dari mana?" tanya Daniel. "Sebenarnya sih dari dulu aku suka banget masukin unsur-unsur Indonesia ke dalam performance aku. Dari tahun 2010-2011 pada saat saya pertama kali terbang ke LA (Los Angeles) juga saya masukin. Memang modelnya agak unconventional," jelas Agnes.

Lebih lanjut, Agnes sekaligus menyindir orang-orang yang suka berkomentar nyinyir tentang penampilannya. Apalagi mantan kekasih Wijaya Saputra tersebut sempat menuai kontroversi, usai mengaku tak memiliki darah Indonesia.

"Makanya kenapa negara Indonesia ini dibilang Bhineka Tunggal Ika, budayanya itu budaya yang rich, yang rich akan culture," tutur Agnes. "Bukan budaya ngomongin orang, bukan budaya julid, bukan budaya nyinyiriin orang."

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts