BKSDA DKI Lepasliarkan 40 Ular Kobra dan Sanca ke Gunung Salak
Nasional

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta Ahmad Munawir mengatakan bahwa upaya melepasliarkan ular-ular tersebut ke Taman Nasional Gunung Halimun-Salak sudah sesuai aturan.

WowKeren - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI telah melepasliarkan sekitar 40 ekor ular. Dari puluhan ekor tersebut, ada jenis lar kobra yang ditemukan di Jakarta dan sekitarnya.

40 ekor ular itu dilepas ke Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. "Jenis ular Sanca dan Kobra yang diselamatkan sejumlah komunitas dan pihak BKSDA," kata Kepala BKSDA Jakarta Ahmad Munawir di TWA Angke, Jakarta Utara, Kamis (19/12) seperti dilansir Antara.

Tak hanya kobra, BKSDA juga melepasliarkan sebanyak 30 ekor kukang. Pelepasan hewan-hewan tersebut, dikatakan Ahmad sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Semuanya dilepaskan di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, sesuai dengan standar aturan berlaku," kata Ahmad.


Sejauh ini, BKSDA Jakarta telah menerima sekitar 20 laporan dari masyarakat terkait korban ular. Ular jenis sanca menjadi salah satu yang banyak dilaporkan oleh masyarakat. "Sebagian besar Sanca, terakhir di Desember ini baru ada laporan satu korban akibat ular Kobra di Kembangan, Jakarta Barat," lanjut Ahmad.

Seperti banyak diberitakan sebelumnya, fenomena kemunculan ular kobra semakin meresahkan masyarakat. Musim penghujan dianggap sebagai waktu dimana telur-telur ular menetas. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ikut angkat bicara menanggapi maraknya kasus kemunculan ular di sejumlah wilayah.

IDI meminta jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan serum anti bisa ular (ABU) kobra. Tak hanya di sejumlah rumah sakit di Jakarta, namun juga hingga tingkat fasilitas kesehatan pertama yakni puskesmas.

"Bagus lah, saya setuju kalau rumah sakit (RS) menyediakan serum ABU karena sekarang banyak terjadi kasus ular (kobra)," kata Ketua Umum Pengurus Besar IDI Daeng M Faqih dilansir Republika, Jumat (20/12). "Tetapi bilang ke Kemenkes seharusnya serum itu tidak hanya disediakan di rumah sakit tipe A melainkan juga puskesmas."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait