Giliran Pendukung Anies Baswedan Pertimbangkan Gugat Jokowi Soal Banjir
Nasional

Wakil Ketua Gerakan Pemuda Muslim Indonesia, Novel Bamukmin, menilai bahwa Jokowi lebih bertanggungjawab karena pernah menyatakan bahwa banjir Jakarta lebih mudah ditangani apabila ia menjadi Presiden.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digugat oleh warga yang menjadi korban banjir. Tim Advokasi Banjir Jakarta 2020 telah mendaftarkan gugatan sekitar 243 warga DKI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Senin (13/1).

Kini, giliran massa pendukung Anies yang mempertimbangkan untuk menggugat Presiden Joko Widodo terkait banjir Jakarta awal tahun 2020 ini. Wakil Ketua Gerakan Pemuda Muslim Indonesia Novel Bamukmin menilai bahwa Jokowi lebih bertanggung jawab terhadap penanganan banjir tersebut.

"Nanti kalau kami gugat, kami sudah siapkan tim hukum untuk class action yang langsung menggugat Jokowi," tutur Novel dalam demonstrasi di Balai Kota DKI pada Selasa (14/1) kemarin. Menurut Novel, Jokowi lebih bertanggungjawab karena pernah menyatakan bahwa banjir Jakarta lebih mudah ditangani apabila ia menjadi Presiden.

Meski telah berjanji dalam pernyataan tersebut, tutur Novel, Jokowi masih dinilai gagal menangani banjir tersebut. "Presiden Jokowi sudah tujuh tahun (janji tanggulangi banjir). Anies baru dua tahun," ujar Novel.


Lebih lanjut, Novel menjelaskan bahwa dampak banjir yang terbesar bukannya di DKI Jakarta, melainkan Jawa Barat dan Banten. Oleh sebab itu, Jokowi dinilainya lebih bertanggungjawab.

Namun, Novel juga menyatakan bahwa dirinya masih menghormati sang Presiden dan belum tahu kapan akan melakukan gugatan tersebut. Menurut Novel, pihaknya kini masih fokus pada pemberian bantuan kepada para korban bencana banjir, terutama di Lebak, Banten; dan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah telah menanggapi gugatan warga terhadap Anies. Menurut Saefullah, pihaknya telah menangani banjir secara cepat.

"Yang jelas kami Pemprov ini, dipimpin oleh Pak Gubernur, merespons bencana ini dengan waktu yang sangat singkat, cepat, seluruh aktivitas perdagangan, transportasi, bisa berfungsi sesuai dengan sedia kala," jelas Saefullah di Balai Kota DKI pada Selasa (14/1). "Jadi indikatornya itu kalau kita."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait