Tak Peduli pada Harry dan Meghan, Ratu Elizabeth Akui Lebih Takut Kehilangan Archie
Getty Images
Selebriti

Menyusul pengumuman mundurnya Harry dan Meghan, kini laporan terbaru menyebutkan bahwa ada satu hal yang paling mengusik pikiran sang Ratu, yaitu masa depan Archie. Seperti apa?

WowKeren - Ratu Elizabeth II telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari keanggotaan senior keluarga Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan yang dibagikan pada Sabtu (18/1) lalu, Ratu juga secara resmi mencopot gelar HRH (His/Her Royal Highness) alias Yang Mulia dari nama Harry dan Meghan.

Dengan pencabutan gelar tersebut, maka Harry dan Meghan dipastikan akan mundur dari tugas-tugas kerajaan sepenuhnya, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan kemiliteran. Pendanaan dari uang publik untuk keduanya pun dihentikan, yang berarti mereka tak lagi mendapatkan Sovereign Grant alias tunjangan dari pajak rakyat Inggris.

Menyusul pengumuman itu, kini laporan terbaru menyebut kalau ada satu hal yang paling mengusik pikiran sang Ratu usai Harry dan Meghan mundur. Namun alih-alih peduli pada nasib sang cucu ke depannya, Ratu justru lebih mengkhawatirkan cicitnya, yakni Archie Harrison.

Dilansir Marie Claire pada Selasa (21/1), disebutkan bahwa keinginan terbesar sang Ratu adalah menghabiskan masa senjanya bersama para cicitnya. Namun dengan adanya keputusan ini, maka mau tak mau sang Ratu pun harus berpisah dari Archie, mengingat Harry dan Meghan sendiri akan tinggal paruh waktu di Kanada.


Bukan itu saja, terpisahnya Ratu dari Archie membuatnya khawatir tak bisa lagi melihat Archie lebih sering. Bahkan Ratu khawatir jika Archie akan terisolasi dan tak akan mengenal keluarganya di kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth sendiri sangat jarang melihat cicitnya sejak kelahirannya delapan bulan lalu. Diketahui, Archie memang belum pernah kembali ke Inggris sama sekali sejak November 2019. "Perasaan saat ini di antara keluarga kerajaan tentu saja merupakan kesedihan yang luar biasa," tutur salah satu sumber.

Sementara itu, pencopotan gelar kerajaan akan mulai berlaku pada musim semi 2020, atau sekitar Maret-April tahun ini. Namun perlu dicatat, meski kehilangan gelar kerajaannya, Pangeran Harry dan Meghan Markle akan tetap dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex. Harry juga masih berada di urutan keenam pewaris takhta Kerajaan Inggris.

Pangeran Harry dan Meghan Markle juga masih tetap bisa menjalin relasi dan membangun kerjasama dengan kegiatan sosial yang selama ini mereka naungi.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts