Tersangka Jiwasraya Ternyata Pernah Jadi KSP, Moeldoko Angkat Bicara
Nasional
Skandal Korupsi Jiwasraya

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko angkat bicara usai publik kembali mengaitkan tersangka kasus Jiwasraya sekaligus eks tenaga ahli kepresidenan, Hary Prasetyo, dengan lembaga pimpinannya.

WowKeren - Kasus gagal bayar polis asuransi BUMN Jiwasraya masih terus diselidiki oleh pihak berwajib. Kekinian sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang disebut-sebut merugikan negara sampai Rp13,7 triliun itu.

Salah satu tersangka yang kini diproses aparat adalah mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo. Jejak karier Hary pun menarik perhatian masyarakat, termasuk soal dirinya yang pernah menjabat sebagai Staf Presiden.


Dilansir dari CNBC Indonesia, Hary pernah menjabat di Kedeputian III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Ekonomi Strategis. Tak pelak jabatan yang pernah Hary sandang ini membuat publik mengaitkan kasus Jiwasraya dengan pihak istana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko langsung tegas membantah. "Jiwasraya sama sekali tidak ada hubungannya dengan Moeldoko, KSP. Jauh, jauh sekali," tegas Moeldoko, Jumat (24/1).

Moeldoko mengakui bahwa pihaknya telah kecolongan hingga seseorang dengan rekam jejak seperti Hary bisa bergabung di KSP. Namun demikian, ia memastikan tak ada kaitan antara KSP dengan kasus Jiwasraya yang kini membelit Hary.

"Pak Hary itu pernah di KSP. Pertanyaannya, kok bisa ke sini? Lah itu mungkin di situ, ada keteledoran sumber daya manusia kita untuk mendalami," ujar Moeldoko, berbesar hati mengakui ada kelalaian dari pihaknya dalam menyeleksi tenaga ahli kepresidenan.

"Tapi persoalannya kita tidak mengerti siapa background sesungguhnya," lanjut mantan Panglima TNI itu, dilansir dari CNBC Indonesia, Sabtu (25/1). "Karena saat itu Jiwasraya belum seperti saat ini."

Moeldoko pun kembali menekankan, tak ada keterkaitan antara kasus Jiwasraya dengan KSP. Tudingan itu tak berdasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Saya katakan enggak ada sama sekali. Nanti bisa dilihat kok itu," pungkas Moeldoko. "Nggak ada hubungannya dengan KSP. Jangan membangun persepsi, halusinasi."

Sementara itu kasus terus bergulir, kali ini tak hanya melibatkan Kejaksaan Agung tetapi juga Panitia Kerja DPR RI. Panja yang baru terbentuk itu pun berencana untuk memanggil mantan Menteri BUMN Rini Soemarno.

You can share this post!

Related Posts