WNI Dari Tiongkok yang Dikarantina di Natuna Dipulangkan Besok, Terbanyak dari Jawa Timur
Nasional
Wabah Virus Corona

Deputi Kesehatan Kemenko PMK, Agus Suprapto, mengungkapkan bahwa ratusan WNI yang dievakuasi dari Tiongkok dan diobservasi di Natuna tersebut berasal dari 29 Provinsi.

WowKeren - 238 warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok, karena wabah virus Corona (COVID-19) kini masih diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau. Meski demikian, masa observasi terhadap ratusan WNI tersebut akan selesai pada Sabtu (15/2) besok.

Diketahui, observasi dilakukan selama 14 hari, sejak kedatangan mereka dari Tiongkok pada 2 Februari 2020 lalu. Selama menjalani observasi, para WNI tersebut dinyatakan sehat dan tak terpapar virus Corona.

Dengan demikian, para WNI tersebut akan segera dipulangkan dari lokasi observasi ke daerah asal mereka masing-masing. "Sesuai dengan alokasi waktu, selama 14 hari sejak diterima di Natuna, maka jatuh pada tanggal 15 Februari yang akan datang jam 12 siang," terang Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/2).

Untuk mekanismenya, Doni menyebutkan bahwa para WNI di lokasi observasi akan dibawa menggunakan pesawat milik TNI dari Natuna ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. TNI pun mengerahkan 4 pesawat untuk mengangkut ratusan WNI tersebut. Dari Jakarta, mereka akan pulang ke daerah masing-masing dengan menggunakan pesawat komersial.


"Jadi tiket pesawat (komersial) untuk tujuan yang tujuan akhir ya, itu sudah dibicarakan, sudah disampaikan kepada WNI kita," jelas Doni. "Jadi kita sudah mulai terima tujuan akhir mereka."

Sementara itu, Deputi Kesehatan Kemenko PMK, Agus Suprapto, mengungkapkan bahwa asal ratusan WNI tersebut tersebar di 29 Provinsi. Yang paling banyak berasal dari Jawa Timur. Meski demikian, Agus tak merinci berapa jumlah WNI asal Jawa Timur yang turut diobservasi di Natuna.

"Ada perkembangan lagi, (jadi) 29 provinsi, ya," tutur Agus. "Karena setelah ditanya, 'kamu dari mana?' kan ketahuan. Jadi 29 provinsi."

Di sisi lain, Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kemenkes Pretty Multihartina mengatakan para WNI tersebut akan dipulangkan besok pada pukul 13.00 WIB. Sebelum itu, mereka akan melewati pemeriksaan kesehatan tahap akhir.

"Pada tanggal 15 (Februari) besok akan diperiksa lagi untuk jam 12 sesuai standar yang ditentukan," pungkas Pretty. "Diperiksa maka itu sudah boleh pulang."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts