Kapal AS Ditolak 5 Negara Gegara Corona, 362 WNI di Dalamnya Dinyatakan Sehat Walau 'Terkepung'
Nasional
Wabah Virus Corona

Menlu Retno Marsudi menyatakan ada 362 WNI yang bekerja sebagai ABK di MS Westerdam, kapal pesiar milik AS yang sempat ditolak berlabuh oleh 5 negara karena diduga membawa virus Corona.

WowKeren - Daya tahan tubuh WNI dalam mengatasi wabah virus Corona memang menuai perhatian tersendiri. Bagaimana tidak? Sejauh ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang belum mengonfirmasi kasus infeksi Corona kendati sudah "dikepung".

Sebagai contoh lain, puluhan WNI yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess pun dikabarkan tetap dalam kondisi sehat. Padahal di lokasi yang sama, lebih dari 200 penumpang kapal pesiar itu sudah dinyatakan positif mengidap virus Corona.


Kini kejadian serupa kembali terjadi. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melaporkan kondisi terkini 362 WNI yang menjadi kru kapal pesiar MS Westerdam. Kapal milik Amerika Serikat ini sempat menjadi perhatian dunia lantaran tak diperkenankan merapat di hingga lima negara, sebelum akhirnya mendapat restu dari pemerintah Kamboja. Kapal itu tak diperbolehkan berlabuh lantaran diduga membawa virus Corona.

Kembali kepada kondisi terkini para WNI di kapal tersebut, Retno memastikan bahwa ke-362 orang itu dalam kondisi sehat. "WNI kru kita adalah yang kru yang terbesar. Jumlahnya 362. Nah dari 362 ini, pada saat mereka berlabuh (di Kamboja), mereka dalam kondisi sehat," ujar Retno pasca menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

Menurut Retno, sebenarnya ada 60 ABK WNI yang telah bersandar di Kamboja. Pasalnya kontrak kerja mereka dengan MS Westerdam sudah habis.

Hanya saja, 33 dari 60 WNI itu diperbaharui kontraknya sehingga kembali ikut berlayar. "Sehingga yang sudah kembali di Indonesia adalah 27 orang," ungkap Retno, dilansir dari Kumparan, Selasa (18/2).

Ke-27 WNI yang sudah dipulangkan ini pun telah dinyatakan sehat oleh otoritas berwenang. Pihak medis juga menerbitkan surat keterangan sehat untuk mereka.

"Mereka juga begitu tiba sudah dilakukan pengecekan semua oleh tim Kementerian Kesehatan. Diberikan juga health alert card dan sejauh ini mereka ada dalam kondisi sehat," kata Retno.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts