Dedy Susanto akhirnya memberikan klarifikasi terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap klien-kliennya. Dedy mengaku baru mengklarifikasi karena sebenarnya menunggu untuk dilaporkan.
- Neressa Prahastiwi
- Rabu, 19 Februari 2020 - 15:03 WIB
WowKeren - Nama Dedy Susanto masih menjadi perbincangan berkat fakta -fakta yang dibongkar Revina VT. Usai mengungkap soal lisensi, Revina lantas dihubungi satu per satu korban yang mengaku dilecehkan oleh Dedy. Tak hanya kalangan biasa, sejumlah publik figur rupanya juga ditawari Dedy untuk melakukan konsultasi.
Sebelumnya, Dedy telah menyatakan bahwa dirinya merasa difitnah oleh Revina. Bahkan untuk membuktikan bahwa pesan korban yang tersebar adalah fitnah, Dedy membeberkan betapa mudahnya mengedit DM Instagram. Namun, lagi-lagi Revina berhasil membuktikan bahwa Dedy sedang berusaha "menghapus jejak".
Dedy akhirnya menuliskan klarifikasi terkait tudingan melecehkan banyak wanita dengan dalih terapi. Dedy membantah tudingan tersebut, bahkan mengaku sedang menunggu untuk dilaporkan. Hal itu agar Dedy bisa membuktikan tak bersalah di pengadilan.
"Saya tidak pernah melakukan pelecehan seksual pada klien-klien saya. Mengapa baru klarifikasi sekarang? Waktu itu saya menunggu dilaporkan. Lebih enak bila dibuktikan di pengadilan," tulis Dedy pada Rabu (19/2). "Kenapa? jutaan orang telah membenciku apakah kalian pikir mereka akan percaya begitu saja tanpa pembuktian di pengadilan?. Orang yang membencimu tidak perlu memerlukan penjelasanmu."
"Karena saya tidak kunjung dilaporkan sama sekali, akhirnya saya harus klarifikasi di sini karena semakin banyak orang mengutuki saya. Teman-teman, bijakkah menyumpahi seseorang yang belum terbukti bersalah?" lanjut Dedy. "Soal tuduhan tuduhan itu, mencium dari ujung rambut sampe ujung kaki, dll yang tidak perlu saya sebutkan di sini karena vulgar. Menurut kalian masuk akal nggak sih? apa iya saya melakukannya? Klarifikasi ini percuma bagi kalian yang sudah membenciku. Itu hak kalian untuk menjadi bagian dalam fitnah."
Pada keterangan foto, Dedy tampak meminta Revina untuk menunjukkan nama-nama korban yang menjadi korban pelecehannya. Dedy juga mengancam Meirin Christy Roring yang blak-blakan mengaku sebagai korban dengan UU ITE dan pencemaran nama baik. Warganet lantas menantang Dedy untuk langsung lapor polisi ketimbang memberikan klarifikasi.
"Pintu pengadilan sebelah kanan, mohon di arahakan," komentar akun @t***e.officially. "Kenapa gak Anda yg lapor polisi/somasi duluan sebagai pencemaran nama baik? Biar jelas semua dan bisa dihentikan saling hujat dan klarifikasi via sosmed ini?" sahut akun @f****sensei. "Klu mmg itu fitnah dan anda punya bukti kuat kenapa ngak anda dulu yg melaporkan....kan ada pasalnya..biar clear bener2," tulis akun @y***iharinto.
(wk/nere)