Walhi Minta Pemprov DKI Batalkan Proyek ITF Sunter Karena Khawatir Zat Beracun
Nasional

Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi mengkhawatirkan proyek ITF Sunter maupun 3 ITF yang direncanakan justru bisa menimbulkan masalah baru.

WowKeren - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurungkan rencana proyek Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter dan tiga proyek ITF lainnya. Proyek ITF merupakan bagian dari pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), yang disebut Walhi justru berpotensi menimbulkan masalah baru, khususnya dalam pengelolaan sampah di Jakarta.

Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi mengatakan bahwa proyek tersebut tidak sejalan dengan UU 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. "ITF Sunter dan 3 ITF yang direncanakan akan memunculkan masalah baru. Proyek bakar sampah ini keluar dari asas tanggung jawab pengelolaan sampah berdasar UU 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah," kata Soleh di Jakarta Selatan, jumat (2/12).


Soleh menilai bahwa pengelolaan sampah seharusnya dibebankan pada produsen sampah sendiri. Sedangkan dana Pemprov DKI yang mencapai Rp 1 triliun seharusnya bisa digunakan untuk memaksimalkan pengurangan sampah agar lebih efektif.

Soleh menjelaskan bahwa proyek ITF Sunter yang menggunakan teknologi insinerator dapat berisiko memicu pencemaran udara. Selain itu, sisa pembakaran yang berupa abu juga dikhawatirkan beracun. Ia mempertanyakan kemampuan pemerintah dalam mengelola abu pembakaran yang berbahaya tersebut, mengingat mengolah limbah rumah tangga saja masih belum bisa maksimal.

"Pembangunan ITF dengan teknologi insinerator akan menimbulkan polusi udara dan menghasilkan sisa pembakaran berupa abu yang beracun," tegas Soleh. "Pemerintah mengelola TPA sampah rumah tangga tidak mampu, apalagi mengelola abu pembakaran yang tergolong bahan beracun berbahaya."

Karena alasan-alasan semacam ini, Walhi meminta Pemprov DKI untuk segera membatalkan rencana proyek tersebut. "Membatalkan proyek Insinerator ITF Sunter Jakarta Utara dan rencana proyek 3 ITF insinerator lain di Cilincing Jakarta Utara, Rawa Buaya Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan," kata Soleh.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts