Istri Ajun Perwira Terus Nyinyir, Sikap Telanjangi Diri Sendiri Diungkap Psikolog?
Instagram/ajunperwira
Selebriti

Ajun Perwira berusaha bersikap baik-baik namun terus ditanggapi dengan sindiran oleh Jennifer Ipel. Melihat tingkah Jennifer, netter sempat menyindir kalau sifat asli istri Ajun itu akhirnya terkuak.

WowKeren - Ajun Perwira memilih memberikan pujian pada sang istri, Jennifer Ipel. Ia sempat bersumpah kalau butuh waktu lama buat melupakan Jennifer.

"1 detik kita kenalan, 1 bulan pdkt, 1 tahun kita married, tapi butuh 1000 tahun untuk melupakan mu @jennifer_ipel," demikian curhatan dari Ajun. Namun sikap Jennifer justru sebaliknya.


Disaat Ajun bersikap mesra, Jennifer malah mengisyaratkan rasa muak. Ia juga seolah enggan menjadi sosok pengasuh yang diduga ditujukan ke Ajun.

"Aku cuma bisa menyenangkan satu orang sehari. Hari ini bukan giliranmu, besok sepertinya juga bukan hari yang bagus," demikian kutipan yang diunggah Jennifer. "Babysitteeer kali aah ðŸĪĢ😆🙃😂ðŸĪŠ please take a number & WAIT deeh."

Sikap Jennifer ini malah membuat netizen miris. Meski tajir melintir, Jennifer malah terlihat menelanjangi diri sendiri dan seperti wanita yang tidak bahagia.

"Status nya sperti nya nyindir suaminya trus.. Jd kliatan siapa sebenar nya yg sifat anak2..suaminya selalu nutupin tp istrinya selalu bikin Story nyindiri.. Udh tua tp............. Uang tu tdk menjamin bs bahagia," kata netter. "KEKAYAAN TIDAK MENJAMIN HIDUP JD BAHAGIA," kata netter.

Sementara itu, curhatan pernikahan memang kerap dilontarkan pasangan jika dilanda masalah. Namun psikolog menilai hal ini justru malah berdampak buruk buat pernikahan.

"Membuka masalah pribadi di dunia maya, khususnya dengan pasangan, berisiko akan mengurangi keintiman dengan pasangan. Karena yang awalnya dikonsumsi berdua, eksklusif, atau hanya dibagi di kalangan komunitas tertentu, kini dijadikan konsumsi publik," kata psikolog Astrid Wen, MPsi pada Liputan6.com. "Jika kita mengumbar kekurangan pasangan kita, kita akan berisiko kehilangan respek dan cinta dari pasangan, karena pasangan merasa malu dan bersalah. Itu yang baru terjadi di internal rumah tangga, belum lagi masalah baru di luar rumah tangga. Kita juga memiliki intervensi lebih banyak dari dunia maya. Risiko tinggi yang tidak bisa terkontrol dampaknya, saat cerita kita menjadi viral."

Astrid menyarankan agar seseorang yang curhat masalah di sosmed agar beristirahat sejenak atau menenangkan diri. "Kita perlu menghargai hal-hal yang tidak ter-capture oleh kamera. Ada tahap menikmati momen yang tidak perlu diabadikan dalam satu screen. Jika drama terjadi di dunia maya soal hubungan Anda dengan pasangan, mungkin Anda perlu mundur sejenak dan berpikir mengenai hubungan Anda dan Dia," seru Astrid.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts