Arya Claproth Nangis Ceritakan Kronologi Detik-Detik Putri Karen Idol Tewas
WowKeren
Selebriti
Insiden Putri Karen Idol Jatuh

Suami Karen Idol, Arya Satria Claproth tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kronologi detik-detik jatuhnya putri semata wayangnya dari apartemen hingga tewas.

WowKeren - Duka yang dirasakan Karen Idol masih begitu besar setelah ia kehilangan putri semata wayangnya, Zefania Carania meninggal dunia pada Sabtu (8/2) lalu. Zefania diketahui meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon lantai 6 apartemen sang ayah, Arya Satria Claproth.

Arya yang juga kehilangan seorang putri saat ini merasa disudutkan dengan pernyataan-pernyataan Karen. Seperti yang diketahui, Karen telah menuduh jika Arya lalai dalam menjaga putrinya sehingga terjadi insiden nahas tersebut. Selain itu, isu soal Arya yang diduga pernah menderita gangguan jiwa juga turut bermunculan.


Kini, sudah dua puluh hari berlalu sejak kematian Zefania. Arya lantas menceritakan bagaimana kronologi kejadian detik-detik sang putrinya tersebut tewas. Ia mengaku masih merasakan luka yang begitu dalam akibat kematian sang putri.

Sambil menangis, Arya mengenang bagaimana dirinya menemukan putrinya yang sudah tidak bernyawa di halaman apartemen. Kala itu, ia begitu hancur saat melihat detik-detik Zefania masih bernafas dan tiba-tiba sudah tidak bernyawa.

Arya yang masih syok turut menggendong sang putri yang tak bernyawa. Menurut pengakuannya, ia langsung berbisik dan mendoakan sang putri agar diberikan tempat terbaik di dunia akhirat. Sebagai ayah, Arya sampai tak kuasa membendung air matanya saat menceritakan kejadian tragis tersebut.

"Saya menyaksikan tempat, tanah di mana Zefi putus dari yang bernyawa sampai nggak bernyawa, saya berada di situ," ungkap Arya seraya menangis ditemui di Apartemen Aspen Fatmawati, Jakarta Selatan pada Kamis (27/2). "Saya yang mengangkat dia, saya yang angkat tubuh anak saya yang meninggal."

"Jadi saya beri respect kepada Zefi di tempat di mana dia pergi," sambungnya. "Saya berdoa buat Zefi di tempat terbaik, 'You know mami love you, papi love you and we all love you, flight on heaven terbangkan ke sana'."

Pengalaman menyesakkan melihat jenazah putrinya yang jatuh dari balkon tersebut membuat Arya meminta agar Karen tidak terus menudingnya macam-macam. Ia mengaku begitu terganggu dengan adanya tudingan dari Karen yang menyatakan kematian Zefania sangat janggal. Apalagi, dirinya saat ini masih menanggung luka batin dan duka yang begitu dalam layaknya Karen.

"Banyak yang dikatakan janggal dan lain sebagainya, dikatakan Zafi tidak jatuh. Ini hari ke-20 anak saya meninggal," tegas Arya geram. "Tanggal 7, sekarang tanggal 20, ini baru setengah jalan, saya masih berkabung diserang-serang terus, jadi cukup."

"Sekarang saya tanya balik, motif saya kalau mau bunuh anak saya apa? Saya lagi perjuangin anak saya dan darah daging saya sendiri.," sambungnya. "Coba dicek dulu, benar nggak saya gila."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts