Wabah virus corona (covid-19) yang berada di Tiongkok saat ini dilaporkan mulai menurun secara signifikan dengan meningkatnya jumlah pasien yang sembuh.
- Ruth Meliana
- Selasa, 03 Maret 2020 - 14:39 WIB
WowKeren - Wabah virus corona (covid-19) saat ini begitu mengguncang dunia setelah dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang. Virus yang pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Tiongkok ini seolah tidak dapat dihentikan lantaran terus menyebar ke berbagai negara di belahan dunia lainnya.
Penyebaran virus corona di luar Tiongkok saat ini terus meningkat. Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus orang yang terinfeksi virus corona di luar Tiongkok justru meningkat hingga sembilan kali lipat.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di dalam Tiongkok. Saat ini, jumlah kasus infeksi virus corona yang berada di Tiongkok sudah mengalami penurunan. Bahkan, Pemerintah Tiongkok telah mengklaim jika ratusan ribu orang yang tadinya dirawat secara intensif akibat corona saat ini sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang.
Dilansir Associated Press, Selasa (3/3), Pemerintah Tiongkok telah melaporkan kasus corona terbaru yang mencapai 202 orang. Meski ratusan, namun angka tersebut tercatat menjadi yang terendah di Tiongkok sejak 21 Januari lalu.
Bahkan, Kota Wuhan yang menjadi pusat penyebaran virus corona pertama kali dilaporkan sudah mulai kondusif. Laporan tersebut didukung dengan adanya 2.570 orang yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona.
Dampaknya, tingkat kesibukan di 16 rumah sakit sementara di Wuhan mulai menurun. Dikabarkan jika petugas medis hingga dokter sudah mulai dapat santai dan tidak terlalu mengkhawatirkan pasokan peralatan, pakaian pelindung, maupun obat-obatan lagi. Hal ini membuat kinerja dokter hingga perawat setempat mulai terasa ringan usai pasien berkurang.
Seperti yang diketahui, virus corona saat ini dilaporkan telah menyerang Indonesia, AS, Korea Selatan, Singapura, Jepang, Hong Kong, Thailand, Taiwan, Malaysia, Jerman, Vietnam, Australia, Macau, Uni Emirat Arab, dan Inggris. Selanjutnya virus ini juga ada di Kanada, Italia, Filipina, India, Iran, Rusia, Prancis, Spanyol, Nepal, Kamboja, Belgia, Finlandia, Swedia, Sri Lanka, Brazil, Yunani dan Mesir.
(wk/lian)