Diisukan hubungan merenggang dan akan segera bercerai, Rey Utami dan Pablo Benua kompak nyatakan cinta mereka semakin kuat saat berada di balik jeruji besi.
- Ruth Meliana
- Kamis, 05 Maret 2020 - 15:52 WIB
WowKeren - Pasangan suami istri Rey Utami dan Pablo Benua saat ini masih berada di balik jeruji besi setelah terlibat kasus pencemaran nama baik melalui vlog ikan asin bersama Galih Ginanjar. Ketiganya menjadi tersangka pencemaran nama baik terhadap Fairuz A. Rafiq.
Di tengah-tengah masalah yang menimpa, rumah tangga Rey dan Pablo diisukan tengah mengalami keretakan lantaran mulai sudah tidak harmonis. Keduanya santer dikabarkan akan segera bercerai akibat situasi mereka yang masih mendekam di penjara dan belum ada tanda-tanda akan segera bebas.
Namun, isu tersebut dibantah oleh Rey dan Pablo. Bahkan, Pablo menyatakan jika cintanya dengan Rey justru semakin kuat saat mendekam di dalam penjara. Selain itu, Pablo meyakini jika pernikahannya dengan Rey hanya akan berakhir saat maut memisahkan.
"Kita nggak mungkin cerai malah di dalam kita cintanya makin besar, justru di dalam memperkuat hubungan kita," ungkap Pablo ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (4/5). "Meyakinkan kita hidup bersama sampai maut memisahkan."
Pablo juga turut memuji sosok sang istri. Di matanya, sosok Rey merupakan wanita terbaik yang pernah ia temui. Oleh sebab itu, ia merasa begitu beruntung menjadi suami Rey dan tidak akan pernah menyia-nyiakan pernikahan mereka hanya karena suatu masalah ini.
"Nggak mungkin saya bercerai dengan Rey, karena Rey ini wanita terbaik yang pernah saya temui di dunia ini," kata Pablo. "Dan saya akan selalu ada di samping Rey meskipun virus corona jadi ancamannya."
Rey juga mengatakan hal senada seperti sang suami. Ia mengaku enggan menanggapi kabar miring seputar rumah tangganya saat ini. Baginya, saat ini yang terpenting adalah terus fokus dalam menghadapi proses hukum agar dapat segera selesai dan memperbanyak ibadah. Sebab, keinginan terbesarnya saat ini hanyalah ingin berjumpa lagi dengan anak-anaknya.
(wk/lian)