Rey Utami malah mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Fairuz karena telah menjebloskannya ke dalam penjara atas kasus 'ikan asin'. Ia mengatkan ingin bertemu langsung dengan Fairuz.
- Wahyu
- Jumat, 06 Maret 2020 - 11:40 WIB
WowKeren - Rey Utami dan suaminya, Pablo Benua saat ini masih mendekam di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Mereka berdua dipenjarakan oleh Fairuz A. Rafiq yang merasa nama baiknya telah dicoreng dalam video "ikan asin" yang diunggah di kanal YouTube "Rey Utami & Pablo Benua".
Meskipun begitu, rupanya Rey tak menyimpan dendam pada Fairuz. Bahkan sebaliknya, Ia ingin bertemu dan mengucapkan terima kasih kepada istri Sonny Septian itu.
"Kalau memang ada umur dan kesempatan, setelah (kasus) ini selesai, saya mau silaturahmi dengan pelapor, saya mau mengucapkan terima kasih karena walau bagaimana pun juga saya sangat bersyukur dengan adanya musibah ini," kata Rey Utami melansir dari Kapanlagi.com, Jumat (6/3).
Berkat Fairuz, Rey mengaku bisa berubah menjadi orang yang lebih baik. Sejak mendekam dalam jeruji besi, dirinya banyak memetik hikmah atas musibah yang dialami. Salah satunya, ia bisa memenuhi kewajiban sebagai muslimah dengan menutup aurat.
"Saya bisa jadi orang yang lebih baik, bisa menutup aurat, hijrah, kuat, bisa istiqomah apapun yang terjadi saya berterima kasih sekali pada pelapor saya," ucap Rey Utami.
Atas segala perbuatannya, Rey Utami tetap meyakini jika mantan istri Galih Ginanjar itu akan membuka pintu maaf sebagai sesama muslim. Dia tidak ingin memikirkan hal negatif jika silaturahminya tak diterima nantinya.
"Kita harus berpikir positif, Islam itu mengajarkan tidak boleh suudzon dengan siapapun itu. Bahkan sama Allah sendiri aja kita harus berprasangka baik," tutur Rey.
Delapan bulan mendekam di penjara, banyak hikmah yang didapat Rey Utami, salah satunya ialah berhijab. Rey Utami mengungkapkan bahwa di balik ujian, ada kenikmatan.
"Kita dikasih ujian selama 8 bulan tidak beres-beres, kita nikmatin, karena di balik ujian ada kenikmatan. Hikmah yang mungkin bisa kita rasakan ketika kita keluar," tutupnya.
(wk/wahy)