Puteri Indonesia 2020: Frederika Cull Bela Kalista Iskandar Terkait Heboh Kontroversi Pancasila
Instagram
Selebriti
Puteri Indonesia 2020

Finalis Puteri Indonesia 2020, Kalista Iskandar, menuai kontroversi setelah gagal menjawab pertanyaan dari dewan juri mengenai Pancasila dengan baik. Frederika Alexis Cull lantas memberikan kritik terkait hal ini.

WowKeren - Grand Final "Puteri Indonesia 2020" telah usai digelar pada Jumat (6/3) malam. Dalam kesempatan tersebut, Kalista Iskandar menyuguhkan momen tak terduga saat menjawab pertanyaan dari dewan juri di babak 6 besar.

Perwakilan dari Sumatera Barat itu menuai banyak sorotan dari publik. Hal itu disebabkan, Kalista tak berhasil menyebutkan kelima sila Pancasila dengan lancar hingga dituding tidak hafal. Nama Kalista pun menjadi perbincangan khalayak ramai.


Saat itu, Kalista mendapat pertanyaan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo untuk menyebutkan Pancasila. Pertanyaan tersebut membuat netizen kaget karena tidak terduga. Meski banyak yang memberikan komentar negatif tentang hal itu, namun banyak yang tetap mendukung Kalista.

Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull, pun angkat bicara mengenai permasalahan tersebut. Apalagi mengenai kabar jika Pemprov Sumbar tidak mengakui jika Kalista mewakili wilayahnya.

"Pekerjaan mereka adalah untuk menjaga dan membantu masyarakat mereka bukan justru membuat seorang gadis terpuruk karena kesalahannya... Dia hanya gugup dan pertanyaannya bukan pertanyaan ajang kecantikan yang biasanya dan tentu membuatnya syok. Dia mewakili Sumbar dengan sangat baik dan untuk pengumuman mereka benar-benar sangat mengecewakan," tulis Frederika lewat unggahan Instagram Story pada Minggu (8/3) kemarin.

Puteri Indonesia 2020: Frederika Cull Bela Kalista Iskandar Terkait Heboh Kontroversi Pancasila

Instagram

Frederika melanjutkan, bahwa ia merasa kecewa kepada media yang juga menjatuhkan Kalista. Ia pun mengingatkan untuk berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan sesuatu dan melakukan tindakan.

"Kita membutuhkan belas kasih dari para pemimpin dan masyarakat. Pikirkan terlebih dahulu sebelum kamu mengucapkan sesuatu atau bertindak," tegas Frederika.

"Sebagai Puteri Indonesia sebelumnya, saya harus bicara ketika melihat seorang peserta mendapatkan perlakuan yang tidak baik dan dieksploitasi oleh media. Aku benar-benar tidak menyetujui apa yang terjadi dan saya tidak memihak situasi ini," tutup Frederika.

Selain itu, Pihak Pemprov mengaku tidak mengetahui proses penetapan Kalista untuk mengikuti Puteri Indonesia 2020 mewakili Sumbar. Pemprov Sumbar mengatakan bahwa pihak mereka tidak pernah merekomendasikan Kalista sebagai perwakilan daerahnya. Kemudian, pihak Pemprov juga menerangkan bahwa Pemilihan Puteri Indonesia tahun ini dilakukan sepenuhnya oleh sebuah yayasan dengan melakukan proses rekruitmen tersendiri melalui beberapa kampus di Indonesia.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts