Jokowi Desak RS Corona Siap Dalam 2 Minggu, Begini Kata Menko PMK
setkab.go.id
Nasional

Presiden Joko Widodo mendesak agar Rumah Sakit untuk menangani virus corona (covid-19) harus siap dalam waktu 2 minggu, begini kata Menko PMK Muhadjir Effendy.

WowKeren - Pemerintah Indonesia pada awal Maret ini telah mengumumkan adanya kasus virus corona (covid-19) yang telah menyerang dua warga Depok. Belum genap sepekan, pemerintah kembali mengumumkan dua kasus virus corona baru pada Jumat (6/3).

Tidak berhenti sampai disitu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengumumkan ada dua kasus virus corona baru. Total, saat ini Indonesia telah memiliki 6 kasus virus corona yang positif terjangkit covid-19.

Semakin bertambahnya kasus virus corona di Indonesia membuat pemerintah saat ini melakukan renovasi rumah sakit di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Rencananya, rumah sakit tersebut akan digunakan untuk menangani kasus virus corona yang ada di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo sendiri telah memberi instruksi pada Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menyelesaikan renovasi dalam waktu 2 minggu. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).


"Dan Bapak Presiden sudah menginstruksikan kepada Panglima TNI," kata Muhadjir di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Senin (9/3). "Kemarin waktu pertemuan khusus memberi tempo 2 minggu harus sudah selesai untuk siap."

Muhadjir sendiri merasa optimis jika pihaknya dapat menyelesaikan renovasi rumah sakit dalam tempo waktu 2 minggu. Ia menjelaskan jika rumah sakit tersebut nantinya hanya akan digunakan dalam keadaan darurat terkait virus corona saja.

Sikap Presiden Jokowi yang mendesak agar rumah sakit tersebut segera siap dalam waktu 2 minggu menunjukkan ketegasan Pemerintah Indonesia yang tidak main-main dalam menangani wabah virus corona. Muhadjir menjelaskan meski Pulau Natuna siap menjadi tempat evakuasi, namun pihaknya masih tetap akan mencari tempat lain.

"Ya tapi mudah-mudahan jangan dioperasionalkan lah. Itu kan dioperasikan kalau memang nanti dalam keadaan sangat memaksa," ucap Muhadjir. "Ini kan untuk menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main. Sebagai instruksi Pak Presiden, Natuna sudah siap kalau memang dalam keadaan memaksa, tetapi itu juga belum cukup kita siapkan cadangan lagi yaitu di Pulau Galang."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait