Fenomena tanah bergerak yang terjadi di Desa Pawenang, Sumedang, selain karena adanya intensitas hujan yang tinggi juga didukung kondisi tanah yang gembur alias kurang padat.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 09 Maret 2020 - 16:58 WIB
WowKeren - Fenomena tanah bergerak kembali terjadi di Dusun Sukamulya, Kampung Cipondoh, Desa Pawenang, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang pada Jumat (6/3). Akibat fenomena ini, sebanyak 9 rumah terancam roboh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana, mengatakan bahwa fenomena tanah bergerak bisa terjadi lantaran adanya hujan dengan intensitas yang tinggi. Hal itu diperburuk dengan lokasi tanah yang gembur sehingga ketika air hujan mengguyur, tanah kehilangan kepadatannya.
"Akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut mengakibatkan terjadi nya pergeseran tanah ditambah lokasi tanah yang gembur dan tidak padat," kata Ayi dilansir Detik, Senin (9/3). "Sehingga terjadi pergerakan yang mengancam beberapa rumah."
Akibatnya, 9 rumah terancam ambruk. hal itu disimpulkan dari kondisi rumah yang mengalami penurunan pada pondasi dan retakan pada dinding. Sementara itu, fenomena pergeseran tanah ini berpotensi akan terus terjadi mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.
"9 rumah yang dihuni oleh 26 warga terancam ambruk dan memerlukan upaya yang harus sesegera mungkin dilakukan penanganan," jelas Ayi. "Mengingat pergerakan atau pergeseran tanah masih dapat terjadi, ditambah dengan intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut."
Ayi mengatakan bahwa pihaknya selalu memberikan sosialisasi pada warga yang bermukim di sekitar lokasi untuk selalu waspada, terutama ketika terjadi hujan deras. Ia juga mengimbau demi keselamatan, agar warga mau mengungsi ke rumah saudara mereka.
"Mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi dan tidak menentu," lanjut Ayi. "Kita imbau agar si pemilik rumah mengungsi ke rumah sanak saudara atau tetangga terdekat apabila terjadi hujan lebat."
Selain itu, BPBD Sumedang juga bekerja sama dengan aparat desa, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Jatinunggal agar selalu memberikan informasi kepada warga. "Sehingga jika terjadi hal yang tidak diharapkan, kita bisa segera melakukan penanganan dan saat ini Kita menyiapkan tenda pengungsi , untuk antisipasi karena intensitas hujan yang masih terjadi di wilayah tersebut," pungkas Ayi.
(wk/zodi)