Corona Buat Israel Tutup Perbatasan, Begini Nasib WNI Trip Holyland
Nasional

Wabah virus corona (covid-19) telah membuat Pemerintah Israel menutup perbatasan, bagaimana nasib Warga Negara Indonesia yang masih melakukan trip holyland?

WowKeren - Wabah virus corona (covid-19) saat ini begitu mengguncang dunia setelah dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang. Virus yang pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Tiongkok ini seolah tidak dapat dihentikan lantaran terus menyebar ke berbagai negara di belahan dunia lainnya.

Pada pekan lalu, virus corona dilaporkan telah masuk ke wilayah Bethlehem. Dilansir Associated Press dan Arab News, sebanyak tujuh warga Palestina telah terkonfirmasi kena virus corona.

Akibatnya, Pemerintah Israel saat ini langsung menutup perbatasan mulai Minggu (8/3) sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Penutupan jalur perbatasan ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Dampak dari penutupan perbatasan tersebut telah membuat rombongan wisata rohani dari Indonesia terjebak di Israel. Pendeta Sonny Zaluchu mengatakan jika saat ini rombongan WNI yang mengikuti trip Holyland sudah berada di Yerusalem.


"Kami menerima informasi akses Israel di perbatasan ditutup," kata pendeta yang memimpin rombongan 51 WNI untuk berziarah ke Tanah Perjanjian, seperti dilansir dari CNNIndonesia. "Sementara waktu, terlarang untuk warga yang masuk wilayah Israel."

Penutupan perbatasan tersebut membuat rombongan WNI begitu kebingungan. Pasalnya, mereka belum diberitahu langkah selanjutnya oleh pemerintah setempat sehingga tidak tahu harus berbuat apa, apakah tetap tinggal di sekitar Israel atau segera mempercepat untuk keluar.

"Ini kita masih menunggu kejelasan. Aktivitas kita dibatasi atau tidak," jelas Sonny. "Diminta untuk tetap di sekitar Israel atau justru dipercepat untuk keluar Israel."

Sebelumnya, Sonny sempat mengabarkan jika jalur perbatasan yang ditutup pada trip Holyland hanya Palestina. Hal ini membuat rombongan peziarah dari Indonesia tidak dapat singgah di obyek wisata di kawasan Tepi Barat seperti Gereja kelahiran Yesus di Betlehem, Padang Gembala, Tembok Jericho dan Hebron.

Sementara itu, pihak Indonesia masih belum menerapkan langkah selanjutnya terkait nasib WNI yang terjebak di Israel. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha sendiri hingga kini belum merespons atas konfirmasi terkait masalah itu.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait